Uptodai.com - Presiden Prabowo Subianto lawan kolusi secara tegas dengan mengangkat kembali kisah tragis Marsinah sebagai pengingat bagi seluruh elemen bangsa. Beliau menegaskan bahwa pembunuhan keji terhadap aktivis buruh tersebut merupakan potret gelap yang tidak boleh terulang kembali di masa depan.

Dalam sebuah pidato yang penuh emosi, Prabowo menyoroti bagaimana kolusi antara kekuatan modal dan oknum tertentu telah merenggut nyawa seseorang yang hanya memperjuangkan hak-hak dasar. Hal ini, menurutnya, sangat bertentangan dengan falsafah dasar negara yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.

Prabowo memandang peristiwa yang menimpa Marsinah sebagai luka sejarah yang harus disembuhkan melalui keadilan sistemik. Baginya, perjuangan buruh pabrik di masa lalu tersebut adalah cerminan dari ketidakadilan yang dipicu oleh keserakahan segelintir pihak demi keuntungan pribadi.

Landasan Pancasila dalam Membangun Ekonomi

Presiden mengingatkan bahwa Indonesia berdiri di atas fondasi Pancasila yang mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Sila kelima tersebut menjadi kompas utama dalam menjalankan roda perekonomian nasional agar tidak timpang sebelah.

Selain Pancasila, Prabowo juga merujuk pada amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar penggerak ekonomi. Ia menekankan bahwa sistem ekonomi Indonesia harus dibangun dengan asas kekeluargaan, di mana pihak yang kuat memiliki kewajiban moral untuk membantu yang lemah.

Para pendiri bangsa telah merancang negara ini sebagai wadah pemersatu di tengah keberagaman suku, agama, dan ras. Oleh karena itu, penindasan terhadap satu kelompok, terutama kaum buruh, merupakan pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan yang telah diperjuangkan sejak lama.

Buruh dan Petani sebagai Anak Bangsa

Dalam pandangan Prabowo, buruh, petani, dan nelayan adalah anak-anak kandung bangsa yang harus mendapatkan perlindungan penuh dari negara. Mereka bukan sekadar roda penggerak ekonomi, melainkan pemilik sah atas kedaulatan kekayaan alam Indonesia.

Ia menegaskan bahwa posisi pemimpin, politisi, hingga birokrat hanyalah sebagai petugas yang menerima mandat dari rakyat. Tugas utama para pemegang kekuasaan adalah mengelola kepercayaan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Presiden secara terbuka menyatakan keprihatinannya terhadap pola pikir pengusaha yang menghalalkan segala cara demi profit maksimal. Tindakan jahat yang mengabaikan hak-hak pekerja dianggap sebagai langkah mundur yang merusak tatanan kehidupan bernegara kita.

Membangun Semangat Indonesia Incorporated

Untuk mencegah terulangnya tragedi serupa, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh pelaku usaha untuk mengadopsi semangat “Indonesia Incorporated.” Konsep ini memandang seluruh rakyat Indonesia sebagai pemegang saham kolektif atas kekayaan bangsa.

Negara memiliki kewajiban konstitusional untuk memastikan bahwa setiap tetes kekayaan alam dapat dinikmati secara adil oleh seluruh rakyat. Semangat ini menuntut adanya transparansi dan integritas dalam setiap kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintah maupun swasta.

Prabowo memberikan peringatan keras kepada para pejabat agar tidak menyalahgunakan mandat rakyat untuk melakukan kolusi. Ia tidak ingin melihat adanya kerja sama gelap yang justru menghilangkan hak-hak rakyat atas sumber daya yang ada di tanah air.

Komitmen Menjaga Hak Rakyat

Momen peresmian yang dihadiri Presiden juga diwarnai dengan kunjungan langsung ke kamar Marsinah yang dipertahankan sesuai kondisi aslinya. Ruangan sederhana tersebut kini menjadi saksi bisu sekaligus simbol pengorbanan besar seorang pejuang hak buruh.

Prabowo berharap kamar tersebut dapat menjadi pengingat bagi setiap pemimpin tentang betapa mahalnya harga sebuah keadilan. Dengan menjadikan Marsinah sebagai lambang perjuangan, pemerintah berkomitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam membela hak-hak rakyat kecil.

Langkah ini diharapkan mampu memicu transformasi besar dalam hubungan industrial di Indonesia yang lebih harmonis dan berkeadilan. Perjuangan melawan kolusi adalah agenda bersama yang harus dikawal oleh seluruh lapisan masyarakat demi masa depan Indonesia yang lebih sejahtera.