Uptodai.com - Pujian Donald Trump ke Prabowo Subianto mengalir deras saat keduanya bertemu dalam agenda resmi perdana Board of Peace (BoP) di Amerika Serikat. Mantan Presiden AS tersebut secara terang-terangan menunjukkan kekagumannya terhadap karakter kepemimpinan Presiden Republik Indonesia. Trump menilai Prabowo sebagai sosok yang sangat gigih dan memiliki reputasi yang disegani di kancah internasional.

Pertemuan yang berlangsung di Institut Perdamaian AS, Washington D.C. tersebut menjadi sorotan dunia karena membahas isu krusial terkait stabilitas global. Dalam siaran langsungnya, Trump bahkan menyebut bahwa ia tidak ingin menjadi lawan dari Prabowo. Ia merasa Indonesia saat ini berada di bawah kendali pemimpin yang sangat kuat dan berwibawa.

Interaksi hangat antara kedua pemimpin ini mencerminkan kedekatan personal yang mulai terbangun sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden. Trump berkali-kali menekankan betapa ia menyukai kepribadian Prabowo yang lugas. Hal ini memberikan sinyal positif bagi penguatan hubungan bilateral antara Jakarta dan Washington di masa depan.

Apresiasi Trump untuk Presiden Indonesia yang Dinilai Tangguh

Trump tidak ragu melontarkan kata-kata manis saat memperkenalkan Prabowo di hadapan para delegasi dunia. Ia menyebut Prabowo sebagai pria yang sangat ia sukai karena ketangguhan mental yang terlihat jelas. Trump bahkan meminta hadirin untuk memperhatikan wajah Prabowo yang menurutnya memancarkan aura kekuatan.

Selain soal fisik dan keberanian, Trump juga memuji tingkat intelegensi yang dimiliki oleh mantan Menteri Pertahanan RI tersebut. Menurut Trump, kecerdasan adalah aspek yang jauh lebih penting daripada sekadar kekuatan fisik. Ia meyakini bahwa Prabowo memiliki kombinasi sempurna antara kecerdasan strategis dan ketegasan dalam mengambil keputusan.

Momen menarik terjadi ketika Trump menanyakan jumlah populasi Indonesia kepada Prabowo di tengah diskusi. Ia seolah tidak percaya saat mendengar angka 240 juta jiwa dan meminta Prabowo mengulanginya kembali. Trump mengakui bahwa Indonesia adalah negara yang sangat besar dan kini melakukan pekerjaan hebat di bawah kepemimpinan yang dihormati semua orang.

Misi Kemanusiaan dalam Pertemuan Board of Peace Washington

Agenda utama dalam pertemuan Board of Peace Washington kali ini berfokus pada rencana rekonstruksi besar-besaran untuk wilayah Gaza. Wilayah kantong Palestina tersebut telah mengalami kehancuran parah akibat konflik berkepanjangan yang memicu krisis kemanusiaan hebat. Amerika Serikat berencana menggerakkan dana bantuan mencapai US$ 5 miliar dari negara-negara anggota.

Indonesia memegang peranan penting dalam misi perdamaian ini melalui kontribusi diplomatik maupun bantuan nyata. Trump secara khusus berterima kasih kepada Indonesia atas komitmennya dalam menjaga perdamaian yang langgeng. Ia menyebut Indonesia sebagai negara hebat yang selalu siap membantu sesama di panggung global.

Selain soal pendanaan, dewan tersebut juga membahas pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Pasukan ini nantinya akan bertugas mengawasi wilayah tersebut pasca gencatan senjata agar rekonstruksi berjalan aman. Indonesia sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan bantuan pasukan jika mandat internasional telah ditetapkan.

Kehadiran Prabowo dalam rapat perdana Dewan Perdamaian AS ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain kunci di kawasan Asia Tenggara. Trump melihat Indonesia bukan sekadar mitra ekonomi, melainkan pilar stabilitas yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak. Diplomasi aktif ini diharapkan mampu membawa solusi konkret bagi krisis kemanusiaan di Timur Tengah.