Teror Bom Molotov Sasar Rumah Politisi Yunani, 5 Orang Terluka
Uptodai.com - Aksi teror bom molotov di Yunani kembali memicu kekhawatiran global setelah menyasar kediaman politisi dari partai yang tengah berkuasa. Tiga ledakan beruntun mengguncang kota Thessaloniki pada Rabu (1/7/2026) dini hari waktu setempat. Pihak kepolisian melaporkan bahwa serangan terencana ini menargetkan anggota Partai Demokrasi Baru yang berhaluan konservatif. Setidaknya lima orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar serius dan gangguan pernapasan.
Menurut penyelidikan awal, serangan terjadi dalam rentang waktu singkat antara pukul 04.00 hingga 04.45 menggunakan bom rakitan berbahan tabung gas kemah. Ledakan ketiga menjadi yang paling merusak karena memicu kebakaran hebat pada sejumlah kendaraan yang terparkir di area apartemen. Salah satu mobil yang hangus diketahui milik seorang kandidat anggota parlemen dari partai berkuasa. Politisi tersebut mengalami luka bakar, sementara ibunya kini dalam kondisi kritis di ruang ICU.
Tiga penghuni apartemen lainnya juga harus dievakuasi ke rumah sakit terdekat akibat menghirup asap tebal dari kobaran api. Hingga saat ini, otoritas keamanan Yunani masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dalang dan motif di balik aksi brutal ini. Pemerintah mengutuk keras insiden ini dan menyebutnya sebagai ancaman langsung terhadap demokrasi. Pengamanan di sekitar kediaman para pejabat publik kini mulai diperketat guna mengantisipasi serangan susulan.
Sejarah Panjang Kekerasan Politik di Yunani
Yunani memang memiliki rekam jejak yang panjang terkait aksi kekerasan bermotif politik yang melibatkan kelompok anarkis dan militan sayap kiri. Sejak krisis keuangan global melanda negara tersebut, ketegangan sosial kerap diekspresikan melalui serangan terhadap simbol-simbol kekuasaan. Kantor polisi, gedung pengadilan, kedutaan asing, hingga rumah para pejabat sering kali menjadi sasaran empuk bom molotov. Meskipun aparat keamanan berulang kali melakukan penangkapan, sel-sel aktif kelompok ekstremis ini tampaknya terus beregenerasi.
Rentetan Insiden Serupa dalam Beberapa Tahun Terakhir
Sebagai catatan, pada Juli 2025 lalu, sebuah bom juga meledak di depan rumah ketua asosiasi penjaga penjara di kota yang sama. Beruntung, target utama selamat tanpa cedera meskipun dua warga sipil lainnya terluka akibat serpihan kaca yang beterbangan. Setahun sebelumnya, tepatnya Juni 2024, seorang petugas polisi di Athena terluka parah setelah diserang dengan bom bensin saat menjaga rumah seorang hakim tinggi. Fenomena ini menunjukkan bahwa polarisasi politik di Yunani masih berada pada level yang sangat mengkhawatirkan.
Para analis keamanan menilai bahwa serangan-serangan ini tidak hanya mengancam stabilitas internal, tetapi juga dapat merusak citra pariwisata Yunani di mata dunia. Pemerintah dituntut untuk segera mereformasi sistem intelijen domestik guna mendeteksi dini pergerakan kelompok radikal ini. Jika penegakan hukum tidak berjalan tegas, dikhawatirkan eskalasi kekerasan akan terus meningkat menjelang pemilu mendatang. Publik kini mendesak adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum untuk menjamin keselamatan warga negara.