Uptodai.com - BYD Atto 3 penggerak roda belakang kabarnya akan segera menyapa pasar otomotif global dalam waktu dekat dengan membawa perubahan besar. Kabar ini mencuat setelah dokumen resmi dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) bocor ke publik. Perubahan sistem penggerak ini menjadi lompatan signifikan bagi SUV listrik yang sangat populer tersebut.

Sebelumnya, mobil yang dikenal dengan nama BYD Yuan Plus di negeri asalnya ini mengandalkan sistem penggerak roda depan (FWD). Dengan beralih ke sistem Rear Wheel Drive (RWD), kendaraan ini diprediksi memiliki traksi yang jauh lebih mumpuni. Pengguna tentu akan merasakan perbedaan besar saat harus melibas tanjakan curam atau membawa beban berat.

Peralihan ke penggerak roda belakang ini juga memungkinkan distribusi bobot kendaraan menjadi lebih seimbang antara bagian depan dan belakang. Hal ini biasanya berdampak langsung pada pengendalian atau handling yang lebih presisi dan stabil. BYD tampaknya ingin memberikan pengalaman berkendara yang lebih dinamis bagi para loyalisnya.

Platform Baru dan Performa Motor Listrik yang Lebih Gahar

Berdasarkan data MIIT, spesifikasi BYD Atto 3 terbaru ini akan mengadopsi platform listrik generasi terbaru yang dirancang khusus untuk penggerak belakang. Dokumen tersebut mencantumkan penggunaan satu motor listrik yang dipasang pada poros roda belakang. Langkah ini sekaligus menandai evolusi teknologi BYD dalam mengoptimalkan efisiensi energi pada lini produk SUV mereka.

Pabrikan asal China ini menawarkan dua varian output daya yang cukup mengesankan, yakni 200 kW dan 240 kW. Kedua varian tersebut menggunakan motor jenis permanent-magnet synchronous dengan kode model TZ200XSBR. Komponen penggerak ini diproduksi langsung oleh Zhengzhou BYD Auto untuk menjamin integrasi sistem yang sempurna.

Meski kapasitas baterai secara detail belum terungkap, mobil ini dipastikan menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP). Pasokan baterai tersebut berasal dari FinDreams, yang merupakan divisi khusus pengembangan energi milik BYD sendiri. Catatan dokumen MIIT juga menunjukkan bahwa kecepatan maksimum mobil ini mampu menyentuh angka 190 km/jam.

Teknologi Baterai Blade Generasi Kedua dan Pengisian Super Cepat

Rumor yang beredar di media lokal China menyebutkan bahwa mobil listrik BYD RWD terbaru ini akan mengusung baterai Blade generasi kedua. Teknologi ini diklaim memiliki kepadatan energi yang lebih tinggi namun tetap mempertahankan standar keamanan yang sangat ketat. Penggunaan baterai baru ini diharapkan mampu memberikan jarak tempuh yang lebih jauh dalam sekali pengisian daya.

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah kemampuan pengisian daya kilat yang sangat revolusioner. Laporan dari IT-Home menyatakan bahwa baterai mobil ini dapat terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit. Jika klaim ini terbukti, maka BYD akan menetapkan standar baru dalam ekosistem kendaraan listrik dunia.

Kecepatan pengisian daya yang fantastis ini tentu akan memangkas waktu tunggu pengguna di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai durasi pengisian baterai yang selama ini dianggap terlalu lama. Inovasi ini menjadi senjata utama BYD untuk bersaing dengan merek-merek premium lainnya.

Dimensi Lebih Bongsor dengan Desain Eksterior yang Segar

Tidak hanya soal jeroan, fitur baru BYD Yuan Plus atau Atto 3 ini juga terlihat pada dimensi fisiknya yang kini lebih besar. Mobil ini memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.770 mm. Penambahan dimensi ini tentu memberikan ruang kabin yang lebih lega bagi pengemudi maupun penumpang.

Pada sisi eksterior, BYD melakukan revisi desain yang membuat tampilan mobil terlihat lebih modern dan tangguh. Bagian depan kini menggunakan panel bergaya gril berwarna silver yang dipadukan dengan unit lampu utama yang lebih ramping. Bumper bawah juga didesain ulang dengan lubang pendingin vertikal dan intake berbentuk trapesium yang sporty.

Untuk menunjang penampilannya, tersedia pilihan velg berukuran 18 inci dan 19 inci dengan desain aerodinamis terbaru. Bagian belakang tidak luput dari sentuhan pembaruan dengan lampu LED yang terintegrasi ke dalam panel lebar penuh. Sentuhan ini memberikan kesan mewah dan futuristik saat mobil melaju di jalan raya pada malam hari.

Peningkatan Fitur Keamanan dan Sensor Lidar

Aspek keselamatan juga mendapatkan perhatian serius melalui penambahan berbagai sensor canggih pada perangkat keras bantuan pengemudi. Dokumen MIIT mencantumkan penggunaan sensor Lidar yang dipasang pada bagian atap sebagai peralatan opsional. Kehadiran Lidar ini menandakan bahwa BYD Atto 3 siap mendukung sistem mengemudi otonom yang lebih cerdas.

Selain Lidar, terdapat pula radar depan dan kamera tambahan yang dipasang pada bagian fender mobil. Kombinasi sensor-sensor ini akan meningkatkan akurasi sistem pengereman darurat otomatis dan fitur penjaga lajur jalan. Teknologi ini memastikan tingkat keamanan yang lebih tinggi bagi seluruh penghuni kabin selama perjalanan.

Hadirnya varian penggerak roda belakang ini diprediksi akan memperkuat posisi BYD di pasar otomotif global, termasuk Indonesia. Dengan performa yang lebih kuat dan teknologi pengisian daya super cepat, mobil ini berpotensi menjadi idola baru di segmen SUV listrik. Kita tunggu saja kapan unit ini akan resmi mengaspal di tanah air.