Uptodai.com - Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang pergantian tahun, Pemerintah imbau cek kendaraan Nataru secara menyeluruh. Imbauan ini menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh perjalanan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat berlangsung aman dan lancar.

Pemerintah meminta masyarakat yang melakukan perjalanan mandiri menggunakan kendaraan pribadi untuk memastikan kondisi mobil benar-benar layak jalan. Selain itu, langkah-langkah pencegahan kecelakaan harus menjadi perhatian utama bagi setiap pengguna jalan.

Fokus Kelayakan Angkutan Umum dan Kendaraan Pribadi

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan imbauan krusial ini saat memaparkan laporan dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Sumatra. Acara tersebut diselenggarakan di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (29/12/2025).

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah telah berupaya maksimal sejak awal untuk memastikan proses liburan dan pergantian tahun berjalan tertib. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa.

Oleh karena itu, pemerintah secara khusus meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memaksimalkan pemeriksaan kelayakan teknis pada seluruh armada angkutan umum. Pengecekan ketat ini meliputi bus, kereta, dan moda transportasi darat lainnya yang akan mengangkut penumpang dalam jumlah besar.

“Kami sudah menyampaikan kepada Kemenhub untuk betul-betul melakukan cek kelayakan kendaraan-kendaraan angkutan umum,” ujar Prasetyo. Ia menyinggung bahwa pemerintah tidak ingin kecelakaan yang sempat terjadi sebelumnya terulang kembali di masa liburan kali ini.

Kewaspadaan Diperketat di Jalur Penyeberangan dan Laut

Selain sektor transportasi darat, pemerintah juga menyoroti pentingnya keselamatan di jalur laut dan penyeberangan. Seluruh operator transportasi laut, termasuk ASDP, PELNI, dan Pelindo, diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Disiplin terhadap prosedur keamanan dan keselamatan wajib ditingkatkan secara signifikan. Prasetyo menekankan bahwa peningkatan jumlah penumpang yang masif di masa liburan ini tidak boleh membuat pihak operator kendor dalam menjalankan protokol keselamatan.

Langkah-langkah preventif tersebut merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang Nataru. Keselamatan penumpang adalah prioritas tertinggi yang harus dipenuhi.

Jaminan Ketersediaan Bahan Bakar dan Logistik

Di sisi lain, kelancaran logistik juga menjadi fokus utama pemerintah selama periode akhir tahun. Prasetyo memastikan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akan terjamin di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), telah meminta Pertamina untuk memastikan pasokan BBM tersedia tanpa hambatan. Ketersediaan energi ini sangat vital untuk mendukung mobilitas tinggi masyarakat dan mencegah terjadinya antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Saya kira itu hal-hal prinsip. Tentu kami memastikan ketersediaan BBM Pertamina di bawah Kementerian ESDM untuk memastikan bahwa BBM tersedia di seluruh wilayah tanah air,” pungkas Prasetyo, menjamin masyarakat dapat menikmati liburan dengan tenang tanpa terkendala masalah logistik.