Uptodai.com - Pabrikan asal Amerika Serikat, Jeep, kembali menarik perhatian publik otomotif Benua Biru. Melalui penampilan agresifnya di Brussels Auto Show 2026, Jeep fokus elektrifikasi Eropa dengan memamerkan sederet model baru yang menunjukkan komitmen merek tersebut terhadap masa depan kendaraan listrik.

Pameran ini menjadi panggung bagi Jeep untuk menegaskan bahwa mereka siap bertransisi dari produsen SUV tangguh berbahan bakar konvensional menjadi pemimpin dalam segmen kendaraan energi baru. Berbagai model yang dipamerkan meliputi SUV kompak perkotaan hingga SUV listrik mewah berperforma tinggi, memberikan lebih banyak opsi hybrid dan listrik bagi konsumen.

Avenger Black Edition: Sang Penakluk Pasar Eropa

Salah satu bintang utama yang mencuri perhatian adalah Jeep Avenger. SUV kecil ini telah membuktikan kesuksesan luar biasa di pasar Eropa, di mana total penjualannya dilaporkan telah melampaui angka 235.000 unit.

Untuk mempertahankan momentum dan daya tariknya, Jeep kini memperkenalkan varian terbaru: Jeep Avenger Black Edition. Model ini sudah dapat dipesan dan menawarkan nuansa serba hitam yang memberikan kesan lebih modern, misterius, sekaligus gagah.

Karakteristik Black Edition dipertegas melalui penggunaan logo berwarna hitam serta velg hitam berdiameter 17 inci. Perpaduan elemen-elemen ini menciptakan tampilan yang sangat kontras dan menonjol di jalanan perkotaan Eropa.

Detail Interior dan Kemampuan Petualang yang Tetap Dipertahankan

Meskipun tampil lebih bergaya dan stylish di luar, bagian kabin Avenger Black Edition tetap mempertahankan kesan fungsional dan modern. Konsol tengah yang didominasi warna hitam dipadukan serasi dengan layar digital berukuran 10,25 inci.

Layar tersebut berfungsi sebagai pusat informasi dan hiburan bagi pengemudi dan penumpang. Meski demikian, Jeep memastikan bahwa Avenger tidak mengorbankan karakter petualang yang menjadi DNA mereka.

SUV kompak ini masih dibekali dengan enam mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan. Selain itu, fitur hill descent control juga tersedia, memungkinkan pengemudi melintasi jalanan tanah atau medan yang menantang dengan penuh percaya diri.

Konsumen juga memiliki opsi untuk menambah kenyamanan melalui paket opsional, seperti sistem audio premium JBL atau Paket Musim Dingin. Paket Musim Dingin menawarkan fitur ekstra seperti jok dan kaca depan berpemanas, sangat berguna untuk menghadapi cuaca dingin ekstrem di Eropa.

Untuk referensi harga, Avenger versi standar di pasar Eropa dibanderol mulai sekitar €29.995 (setara Rp588 juta). Varian Jeep Avenger Black Edition yang lebih eksklusif ini dipastikan akan memiliki label harga yang sedikit lebih tinggi.

Pembaruan Jeep Compass e-Hybrid dan 4xe

Selain Avenger, Jeep juga memastikan bahwa model ikonik lainnya, Compass, mendapat sentuhan elektrifikasi yang signifikan. Compass dikenal sebagai salah satu SUV kompak yang paling populer secara global, dan kini memasuki model tahun 2026 dengan dua pilihan elektrifikasi canggih.

Pilihan tersebut mencakup varian e-Hybrid Plug-In dan Compass 4xe. Versi plug-in hybrid menggabungkan efisiensi mesin bensin dengan motor listrik, menghasilkan total tenaga gabungan yang mencapai 225 hp.

Kombinasi ini memungkinkan mobil menempuh jarak lebih dari 90 kilometer hanya dengan mengandalkan tenaga listrik murni. Jika tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh, jarak tempuh totalnya diklaim dapat mencapai sekitar 983 kilometer, menawarkan fleksibilitas luar biasa untuk perjalanan jarak jauh.

Bagi para penggemar petualangan yang membutuhkan kapabilitas lebih di medan berat, Compass 4xe hadir sebagai solusi. Model ini menawarkan kemampuan off-road ekstra, ditandai dengan ground clearance yang 10 mm lebih tinggi dibanding model standar.

Sistem penggerak semua roda pada 4xe didukung penuh oleh motor listrik yang terpasang di roda belakang. Jeep juga menyematkan jok dengan material khusus yang dirancang untuk daya tahan maksimal dan kemudahan pembersihan, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan.