Kejaksaan Siapkan Lelang Mobil Sitaan Harvey Moeis: Ada Ferrari dan Rolls-Royce
Uptodai.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) kini tengah mematangkan rencana lelang mobil sitaan Harvey Moeis, tersangka utama dalam kasus korupsi tata niaga timah yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah. Langkah ini menjadi bagian krusial dari upaya pemulihan kerugian keuangan negara melalui penjualan aset sitaan. Kendaraan-kendaraan mewah tersebut dipastikan akan segera berpindah tangan melalui mekanisme penjualan resmi oleh Badan Pemulihan Aset (BPA).
Aset bergerak bernilai fantastis ini meliputi jajaran mobil super seperti Ferrari, Rolls-Royce, Porsche, hingga Mercedes-Benz. Penjualan aset sitaan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Prosesnya diawasi ketat oleh Kejaksaan untuk menjamin transparansi dan nilai jual yang optimal bagi negara.
Verifikasi Fisik dan Pengamanan Nilai Aset
Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI, Kuntadi, baru-baru ini memimpin inspeksi mendadak untuk memverifikasi fisik aset-aset tersebut. Pengecekan ini dilakukan pada Selasa, 6 Januari 2026, guna memastikan seluruh kondisi kendaraan tetap prima dan siap dilelang. Verifikasi ini esensial sebelum aset masuk ke tahap pelelangan publik, mengingat nilai tinggi yang melekat pada setiap unit.
Kuntadi menegaskan bahwa aset-aset ini bukan sekadar barang bukti, melainkan potensi strategis bagi kas negara. Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional agar nilai jual tidak terdepresiasi. “Kita pastikan pemeliharaannya dilakukan oleh pihak yang berkompeten agar nilainya tidak menurun,” ujar Kuntadi, dalam keterangannya.
Daftar Kendaraan Premium yang Siap Dilepas
Pengecekan awal terpusat di Bengkel Auto Vault, Jakarta, yang memang dipercaya menyimpan kendaraan kelas premium. Di lokasi tersebut, Kuntadi meninjau lima unit mobil sitaan yang terdaftar atas nama Harvey Moeis. Kendaraan ini meliputi Ferrari 360 Challenge Stradale dan Ferrari 458 Speciale.
Selain itu, terdapat pula Mercedes-Benz SLS AMG, sebuah Rolls-Royce, dan Porsche Cayman yang juga siap dilelang. Dua unit terakhir, yaitu Rolls-Royce dan Porsche Cayman, baru saja dipindahkan pengelolaannya ke Jakarta. Kejaksaan kini fokus pada kelengkapan administrasi dan legalitas sebelum membuka penawaran resmi kepada publik.
Perawatan Khusus untuk Menjaga Harga Jual
Kejaksaan sangat menyadari bahwa kendaraan super memerlukan penanganan khusus, berbeda dengan aset biasa. Oleh karena itu, perawatan seluruh unit diserahkan kepada pihak profesional dengan standar tinggi. Kuntadi menjelaskan bahwa perawatan yang tepat menjadi kunci utama agar harga jual aset tetap optimal di pasar lelang.
Perawatan ini mencakup pemeliharaan mesin, kondisi interior, hingga kebersihan eksterior, terutama untuk mobil-mobil mewah yang sensitif terhadap penyimpanan. Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan bahwa ketika palu lelang diketuk, negara mendapatkan pemasukan maksimal dari penjualan aset kasus korupsi timah ini.
Peninjauan Aset dari Kasus Lain
Tidak hanya terbatas pada perkara tata niaga timah, Kuntadi juga memanfaatkan momen ini untuk meninjau aset sitaan dari kasus lain. Ia memeriksa aset terkait perkara gratifikasi penanganan perkara dengan terdakwa Vera Sahirah dan pihak lainnya. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di Rupbasan Kelas I Jakarta Barat dan Tangerang.
Aset yang disiapkan untuk dijual dari perkara lain juga tidak kalah mencolok dan bernilai tinggi. Daftar tersebut mencakup Ferrari Spider 458 Italia, Nissan GT-R 3.8, Porsche 992 GT3 RS, Mercedes-Benz G-Wagon, dan Lexus RX 500H F-Sport. Penjualan koleksi mobil dan sejumlah motor gede (moge) ini diharapkan mempercepat pemulihan kerugian negara dari berbagai kasus korupsi yang ditangani Kejagung.