Uptodai.com - Meskipun mengandalkan baterai bertegangan tinggi sebagai jantung utama, kendaraan berbasis listrik (EV) tetap membutuhkan komponen pendukung untuk menjalankan sistem tegangan rendah. Menjawab kebutuhan krusial ini, Massiv secara resmi meluncurkan produk inovatif, yakni Aki 12V khusus mobil listrik pertama di pasar Indonesia, Massiv Thunder EV.

Peluncuran yang dilakukan pada Selasa, 3 Februari 2026, ini menandai langkah maju Massiv dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional yang tengah tumbuh pesat. Kehadiran Thunder EV dirancang spesifik untuk memastikan seluruh perangkat elektronik mobil listrik dapat berfungsi optimal tanpa mengganggu kinerja baterai utama.

Massiv Jadi Pelopor Aki 12V Khusus Mobil Listrik

Dalam ekosistem mobil listrik, aki 12V memang bukan sumber daya penggerak, tetapi ia vital untuk menyuplai daya ke berbagai komponen bertegangan rendah. Komponen tersebut mencakup lampu, sistem hiburan (head unit), speaker, hingga perangkat elektronik pendukung keselamatan dan kenyamanan.

Direktur PT Wacana Prima Sentosa, Austin Wanandi, menegaskan bahwa Massiv mengambil peran pelopor di segmen ini. “Kami memperkenalkan Massiv Thunder EV sebagai aki yang didedikasikan untuk digunakan khusus pada mobil listrik murni. Massiv menjadi yang pertama dan pelopor di Indonesia,” ujar Austin Wanandi.

Melihat pertumbuhan pengguna mobil listrik yang sangat pesat di Tanah Air, Massiv menilai solusi aki yang terdedikasi menjadi keharusan. Chief Public Relation Officer PT Wacana Prima Sentosa, Tumenggung Prabowo, menambahkan bahwa Massiv Thunder EV hadir sebagai solusi aki premium yang menjawab tantangan unik kendaraan listrik.

Stabilitas Tegangan Kunci Keunggulan Massiv Thunder EV

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Massiv Thunder EV terletak pada teknologi khususnya. Aki ini dirancang untuk memberikan tegangan yang sangat stabil. Stabilitas ini sangat penting untuk melindungi perangkat elektronik sensitif di dalam mobil listrik dari potensi kerusakan.

Sistem ini juga menjamin keamanan dari fluktuasi output baterai utama yang memiliki tegangan tinggi. Kinerja tegangan yang stabil ini secara langsung mendukung efisiensi energi secara keseluruhan. Ketika tegangan stabil, sistem manajemen daya kendaraan atau Vehicle Power Control Unit (VPCU) dapat bekerja lebih efisien dan akurat.

Dengan demikian, distribusi energi antara aki 12V, baterai utama bertegangan tinggi, dan sistem elektronik lainnya menjadi lebih optimal. Efek domino positif ini pada akhirnya berdampak pada jangkauan tempuh dan efisiensi energi dari baterai utama kendaraan.

Formula Khusus untuk Keawetan Jangka Panjang

Massiv Thunder EV, yang diproduksi oleh PT Trimitra Baterai Prakasa, tidak hanya fokus pada stabilitas, tetapi juga pada durabilitas. Aki ini dirancang dengan formula khusus yang diklaim menunjang keawetan baterai utama mobil listrik itu sendiri.

Direktur Operasional, Gede Oka Yunihartawan, menjelaskan bahwa formulasi ini membuat aki lebih mudah saat proses pengisian daya (charging) dibandingkan aki konvensional. “Hal ini memastikan aki 12V tidak membebani baterai utama, dan dengan demikian turut menjaga keawetan baterai utamanya,” jelas Gede Oka.

Selain itu, material sel baterai Massiv Thunder EV telah disempurnakan. Material ini menggunakan formulasi konduktor berdaya hantar tinggi dan kapasitas besar. Hasilnya, aki menjadi lebih tahan lama, aman untuk pemakaian jangka panjang, serta mampu menghadapi kondisi ekstrem.

Dalam serangkaian pengujian internal yang dilakukan oleh Massiv, Thunder EV menunjukkan performa yang sangat konsisten. Bahkan, pada pengujian Depth of Discharge (DoD), performanya diklaim dua kali lebih baik dibandingkan dengan aki biasa. Ini menunjukkan kemampuan Massiv Thunder EV untuk pulih dan mempertahankan kapasitasnya meski telah dikosongkan secara mendalam, sebuah fitur penting untuk mobil listrik modern.