Uptodai.com - Rivalitas bos OpenAI dan Anthropic kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah insiden canggung terjadi di panggung teknologi internasional. Peristiwa ini tertangkap kamera saat para pemimpin industri kecerdasan buatan dunia berkumpul dalam ajang India AI Impact Summit 2026 di New Delhi. Suasana yang seharusnya penuh kehangatan kolaborasi justru berubah menjadi tontonan persaingan yang dingin.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, menjadi saksi langsung betapa kaku hubungan antara Sam Altman dan Dario Amodei. Dalam sesi penutupan acara tersebut, Modi mengajak para petinggi perusahaan teknologi untuk naik ke atas panggung. Ia bermaksud menciptakan simbol persatuan global dalam mengembangkan teknologi masa depan bagi umat manusia.

Ketegangan Sam Altman dan Dario Amodei di Depan PM Modi

Momen canggung bermula ketika PM Narendra Modi meminta seluruh pemimpin teknologi untuk saling bergandengan tangan. Modi sendiri berdiri di tengah, menggenggam erat tangan CEO OpenAI Sam Altman di sisi kiri dan CEO Google Sundar Pichai di sisi kanan. Namun, pemandangan berbeda terlihat pada sisi di mana Altman dan Amodei berdiri berdampingan.

Alih-alih menyatukan jemari mereka, kedua tokoh sentral di industri AI ini tampak ragu dan saling menghindari kontak fisik. Selama beberapa detik, terlihat kekosongan dalam rantai manusia yang coba dibentuk oleh PM Modi. Rivalitas bos OpenAI dan Anthropic ini seolah tidak bisa disembunyikan meski berada di bawah sorotan lampu panggung dan kamera wartawan.

Pada akhirnya, mereka tidak pernah benar-benar bergandengan tangan seperti peserta lainnya di atas panggung. Altman dan Amodei justru memilih untuk mengangkat kepalan tangan masing-masing ke udara secara terpisah. Gestur “tinju” ini dianggap oleh banyak pengamat sebagai simbol visual dari persaingan sengit yang sedang terjadi di Silicon Valley.

Akar Perselisihan dan Perbedaan Visi Teknologi

Ketegangan yang terjadi di India AI Impact Summit 2026 sebenarnya bukan tanpa alasan yang kuat. Dario Amodei, yang kini memimpin Anthropic, merupakan mantan eksekutif senior di OpenAI sebelum akhirnya memutuskan hengkang pada tahun 2021. Ia tidak pergi sendirian, melainkan membawa sejumlah kolega penting termasuk saudara perempuannya, Daniela Amodei.

Perpisahan tersebut kabarnya dipicu oleh perbedaan visi yang sangat mendasar mengenai keamanan pengembangan kecerdasan buatan. Amodei merasa OpenAI terlalu fokus pada komersialisasi dan kecepatan rilis produk dibandingkan aspek keselamatan. Hal inilah yang kemudian melahirkan Anthropic sebagai pesaing utama dengan produk unggulannya, Claude, yang menjadi rival langsung ChatGPT.

Sam Altman sendiri mencoba memberikan klarifikasi terkait insiden yang viral di media sosial tersebut. Dalam sebuah wawancara singkat dengan media lokal India, Moneycontrol, Altman mengaku merasa bingung dengan situasi di atas panggung. Ia mengklaim tidak sepenuhnya memahami instruksi protokol saat tangannya diangkat oleh PM Modi.

Di sisi lain, pihak Anthropic memilih untuk tetap bungkam dan tidak memberikan komentar resmi mengenai kejadian tersebut. Sikap diam ini justru semakin memperkuat spekulasi bahwa hubungan antara kedua pemimpin perusahaan AI paling berpengaruh ini memang sedang tidak baik-baik saja. Publik kini melihat bahwa persaingan teknologi bukan hanya soal kode dan algoritma, tetapi juga melibatkan ego dan prinsip personal para penciptanya.