Uptodai.com - Performa Nicolo Barella menurun secara drastis sepanjang musim 2025/2026 hingga memicu kekhawatiran besar di level klub maupun internasional. Gelandang andalan Inter Milan ini seolah kehilangan sentuhan magisnya yang biasa menjadi motor serangan di lini tengah.

Kondisi tersebut menciptakan riak kegelisahan bagi manajemen Nerazzurri yang sedang berjuang keras di kompetisi domestik dan Eropa. Tak hanya di level klub, Timnas Italia juga merasakan dampak serupa menjelang agenda krusial yang sudah di depan mata.

Penurunan kualitas ini terlihat jelas melalui intensitas permainan Barella yang tidak lagi sedominan musim-musim sebelumnya. Hal ini memaksa staf kepelatihan untuk melakukan evaluasi mendalam terkait kebugaran dan peran sang pemain di lapangan.

Penurunan Statistik Signifikan Sang Maestro Lini Tengah

Jika menilik data statistik, kontribusi Barella musim ini memang terlihat merosot jauh dibandingkan standar tingginya pada tahun-tahun sebelumnya. Pemain berusia 29 tahun tersebut baru mampu menyumbangkan satu gol saja di panggung Serie A hingga pertengahan musim.

Meski masih mencatatkan enam assist, pengaruhnya dalam mengatur ritme permainan dianggap tidak lagi setajam dulu. Pergerakan eksplosif yang biasanya menjadi ciri khas Barella kini jarang terlihat saat tim sedang melancarkan serangan balik cepat.

Situasi di Liga Champions bahkan jauh lebih mengkhawatirkan bagi para penggemar setia Inter Milan. Barella mengakhiri kampanye Eropa musim ini tanpa mencetak satu pun gol maupun assist bagi tim asuhan Simone Inzaghi tersebut.

Sebagai perbandingan, pada musim 2022/2023 yang gemilang, ia sukses membukukan sembilan gol dan sepuluh assist di semua kompetisi. Kesenjangan angka yang sangat lebar ini menjadi sinyal merah yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh manajemen klub.

Inter Milan dan Timnas Italia dalam Posisi Waspada

Laporan dari media ternama Italia, Tuttosport, menyebutkan bahwa Barella kini berada dalam pengawasan ketat dari pihak klub dan tim nasional. Penurunan kualitas ini memicu diskusi internal yang cukup alot di markas latihan Appiano Gentile.

Pihak manajemen dikabarkan mulai menyiapkan evaluasi besar-besaran untuk bursa transfer musim panas mendatang. Bahkan, muncul spekulasi bahwa Inter siap mendengarkan tawaran dari klub lain jika performa sang gelandang tak kunjung membaik dalam waktu dekat.

Kekhawatiran ini menjalar hingga ke kamp pelatihan Timnas Italia yang sedang bersiap menghadapi babak play-off Piala Dunia 2026. Pelatih Gli Azzurri, Gennaro Gattuso, dilaporkan merasa sangat cemas dengan kondisi fisik dan mental pemain kuncinya tersebut.

Gattuso bahkan mempertimbangkan untuk tidak memanggil Barella dalam laga hidup mati bulan depan jika tidak ada progres nyata. Kehilangan sosok pemimpin di lini tengah tentu akan menjadi pukulan telak bagi ambisi Italia untuk kembali ke panggung dunia.

Krisis Kreativitas dan Sorotan terhadap Davide Frattesi

Masalah lini tengah ini ternyata tidak hanya berhenti pada sosok Barella seorang sebagai tumpuan utama tim. Rekan setimnya, Davide Frattesi, juga mendapatkan sorotan tajam akibat performa yang dianggap kurang maksimal sepanjang musim berjalan.

Frattesi tercatat hanya mampu memberikan tiga assist dari total 24 penampilannya di semua kompetisi resmi musim ini. Minimnya kontribusi dari para gelandang utama ini membuat alur serangan Inter Milan menjadi sangat mudah terbaca oleh lawan.

Kini, beban berat ada di pundak staf kepelatihan untuk segera menemukan solusi taktis sebelum musim berakhir dengan kegagalan total. Publik sepak bola Italia tentu berharap sang maestro segera menemukan kembali performa terbaiknya demi kejayaan klub dan negara.