Uptodai.com - Tips bingkisan Lebaran Shireen Sungkar menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin berbagi kebahagiaan di momen spesial dengan cara yang lebih bermakna. Istri dari Teuku Wisnu ini menekankan bahwa nilai sebuah pemberian tidak melulu diukur dari label harga yang tertera pada barang tersebut.

Bagi Shireen, esensi utama dari aktivitas berbagi adalah kegunaan barang bagi sang penerima di kemudian hari. Ia mengaku sangat selektif dalam mengurasi isi paket hadiah agar tidak berakhir menjadi barang pajangan yang sia-sia di sudut ruangan.

Aksi nyata dari prinsip tersebut terlihat saat Shireen dan Wisnu menyambangi Yayasan Yatim Piatu Al-Andalusia baru-baru ini. Pasangan selebritas ini tampil bersahaja namun tetap modis saat bercengkrama hangat dengan puluhan anak panti yang hadir.

Kegiatan sosial ini ternyata mencakup skala yang cukup luas dengan menyentuh lebih dari 650 anak yatim di berbagai daerah. Distribusi paket bantuan tersebut tersebar di beberapa wilayah strategis, mulai dari Kota Bandung hingga menjangkau Sukabumi.

Filosofi Berbagi ala Keluarga Wisnu dan Shireen

Sambil menikmati momen berbuka puasa bersama, Shireen Sungkar menceritakan kebiasaan pribadinya dalam menyiapkan paket hadiah menjelang hari raya. Ia menegaskan keengganannya untuk memberikan barang mewah jika benda tersebut tidak memberikan fungsi nyata bagi si penerima.

Menurut adik kandung Zaskia Sungkar ini, memastikan kebermanfaatan bingkisan adalah bentuk penghormatan tulus kepada sesama. Ia ingin setiap barang yang keluar dari tangannya benar-benar bisa menunjang kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan.

Prinsip ini ia terapkan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Shireen percaya bahwa ketulusan dalam memberi jauh lebih berharga daripada sekadar pamer kemewahan di media sosial.

Melatih Empati Anak Sejak Usia Belia

Tidak hanya bergerak berdua, pasangan ini juga melibatkan anak-anak mereka secara langsung dalam proses pemilihan bingkisan. Teuku Wisnu mengungkapkan bahwa keterlibatan buah hati mereka bertujuan untuk menanamkan rasa empati sejak usia dini.

Anak-anak diajak langsung untuk memilah dan memilih jenis barang apa saja yang kira-kira dibutuhkan oleh teman-teman sebaya mereka di panti. Hal ini dilakukan agar mereka tidak hanya terbiasa menjadi pihak yang menerima, tetapi juga memahami indahnya memberi.

Wisnu berharap melalui pengalaman langsung ini, anak-anaknya dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya. Pendidikan karakter melalui aksi nyata dianggap lebih efektif daripada sekadar memberikan teori di dalam rumah.

Strategi Belanja Bingkisan yang Praktis dan Hemat

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti jejak mereka namun khawatir dengan kerumitan persiapan, Shireen membagikan strategi belanja yang efisien. Ia menyarankan untuk mencari pusat perbelanjaan yang menawarkan variasi produk lengkap dalam satu lokasi saja.

Keluarga ini memanfaatkan momentum program khusus Ramadan untuk mendapatkan barang-barang berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Mereka memilih gerai ritel seperti MR.D.I.Y. yang menyediakan potongan harga signifikan hingga 36 persen untuk berbagai kebutuhan.

Dengan perencanaan belanja yang matang, kegiatan berbagi tetap bisa berjalan maksimal tanpa harus menguras anggaran secara berlebihan. Fokus pada manfaat barang tetap menjadi kunci utama agar tips bingkisan Lebaran Shireen Sungkar ini bisa dipraktikkan oleh siapa saja.