Pertamina Tambah 3,2 Juta Tabung LPG Idulfitri di Sumbagut
Uptodai.com - Pasokan LPG Idulfitri Sumbagut dipastikan aman setelah PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menambah jutaan tabung gas ke pasar. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi energi rumah tangga selama periode mudik dan perayaan hari raya. Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan permintaan yang signifikan seiring meningkatnya aktivitas memasak masyarakat.
Manajemen Pertamina menambah stok sebanyak 3.263.680 tabung LPG untuk memperkuat ketahanan energi di wilayah Sumatera bagian utara. Penambahan pasokan ini berlangsung mulai dari tujuh hari sebelum lebaran (H-7) hingga hari H Idulfitri. Secara rata-rata, terdapat tambahan penyaluran harian mencapai 407.960 tabung atau meningkat sekitar 12 persen dari kondisi normal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyatakan bahwa penambahan ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya ingin memastikan seluruh lapisan warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan rasa nyaman. Kelancaran distribusi energi menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi momentum besar nasional ini.
Rincian Penambahan Stok LPG di Berbagai Provinsi
Pertamina membagi distribusi tambahan ini ke lima wilayah provinsi di bawah naungan Regional Sumbagut. Wilayah Sumatera Utara mendapatkan alokasi tambahan paling besar, yakni mencapai 1.461.040 tabung gas. Angka ini setara dengan kenaikan 10 persen dari rata-rata penyaluran harian normal di wilayah tersebut.
Provinsi Riau menyusul dengan tambahan pasokan sebanyak 641.760 tabung untuk memenuhi kebutuhan warga setempat. Sementara itu, wilayah Sumatera Barat menerima tambahan stok sekitar 614.880 tabung atau naik 12 persen. Pertamina menilai wilayah-wilayah ini memiliki potensi lonjakan konsumsi yang cukup tinggi selama periode libur panjang.
Untuk wilayah Aceh, Pertamina menyalurkan tambahan sebanyak 353.920 tabung gas LPG selama masa satgas berlangsung. Sedangkan di Kepulauan Riau, tambahan pasokan menyentuh angka 192.080 tabung guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang. Distribusi ini menyasar pangkalan-pangkalan resmi agar langsung menjangkau konsumen akhir secara tepat sasaran.
Strategi Pengawasan dan Distribusi Tepat Sasaran
Selain menambah volume barang, Pertamina juga memperketat pengawasan di lapangan untuk mencegah terjadinya kelangkaan. Tim Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) bekerja ekstra untuk memantau pergerakan stok dari depot hingga ke tangan pengecer. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah terus dilakukan guna memastikan tidak ada kendala teknis dalam proses penyaluran.
Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli LPG di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Penggunaan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas juga terus didorong bagi kalangan masyarakat mampu dan pelaku usaha menengah ke atas. Hal ini penting dilakukan agar subsidi gas melon 3 kg benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Upaya pemantauan secara intensif ini melibatkan berbagai mitra penyalur dan agen di seluruh pelosok wilayah Sumbagut. Sunardi menegaskan bahwa pihaknya tidak segan memberikan sanksi tegas kepada agen atau pangkalan yang kedapatan melakukan pelanggaran. Komitmen ini diambil demi menjaga integritas distribusi energi nasional di tengah tingginya permintaan pasar.
Dengan persiapan yang matang ini, Pertamina optimis kebutuhan energi masyarakat selama Idulfitri akan terpenuhi dengan baik. Perusahaan terus bersiaga melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG melalui berbagai fasilitas yang tersedia. Masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang tanpa perlu mengkhawatirkan ketersediaan bahan bakar di dapur mereka.