Uptodai.com - Perjuangan Fergie Brittany film Ain menjadi bukti totalitasnya dalam dunia seni peran tanah air yang patut diacungi jempol. Ia memerankan tokoh Joy Putri, seorang influencer kecantikan yang hidupnya berubah drastis akibat penyakit non-medis yang mengerikan. Peran ini menuntutnya melakukan transformasi fisik yang sangat ekstrem melalui bantuan tim riasan khusus.

Transformasi tersebut melibatkan penggunaan makeup prostetik yang sangat kompleks dan memakan waktu cukup lama. Fergie menceritakan bahwa setiap kali persiapan, ia harus duduk diam selama satu jam penuh untuk pemasangan riasan tersebut. Proses pelepasan riasan pun membutuhkan waktu yang hampir sama agar tidak melukai atau merusak kulit wajah aslinya.

Tantangan Makeup Prostetik di Lokasi Syuting

Pemasangan riasan yang lama ternyata bukan satu-satunya kendala yang harus dihadapi oleh aktris muda ini. Makeup prostetik film Ain ini harus ia gunakan berulang kali dalam satu hari kerja karena jadwal pengambilan gambar yang dinamis. Hal ini terjadi lantaran sistem syuting yang mengikuti ketersediaan lokasi, bukan berdasarkan urutan kronologis cerita film.

Kondisi tersebut memaksa Fergie untuk melakukan bongkar pasang prostetik berkali-kali dalam kurun waktu 24 jam. “Syuting itu kan mengikuti lokasi, bukan urutan cerita yang ada di naskah,” ujar Fergie saat ditemui di Jakarta. Ia mengaku rutinitas tersebut sangat menguras energi dan menguji kesabarannya selama berada di lokasi syuting.

Jadwal Syuting yang Menguras Tenaga

Setiap kali proses pelepasan, tim makeup harus bekerja ekstra hati-hati agar wajah Fergie tetap aman. Namun, rasa lelah yang menumpuk akibat proses berulang ini menjadi tantangan mental tersendiri baginya. Fergie harus tetap menjaga kualitas aktingnya meski kondisi fisiknya sudah mulai menurun akibat prosedur riasan yang melelahkan.

Meskipun demikian, ia tetap berusaha profesional demi memberikan hasil terbaik bagi para penonton nantinya. Totalitas Fergie Brittany dalam proyek ini menunjukkan dedikasi tinggi terhadap karakter Joy Putri yang ia perankan. Ia tidak ingin perubahan fisik yang mengerikan tersebut terlihat tidak natural di depan kamera.

Sulit Makan Akibat Topeng Prostetik

Dampak dari penggunaan riasan tebal ini ternyata merembet hingga ke kebutuhan dasar biologisnya di lokasi. Fergie mengaku sangat kesulitan untuk mengonsumsi makanan berat karena wajahnya tertutup rapat seperti menggunakan topeng permanen. Lubang kecil yang tersedia pada bagian mulut tidak memungkinkan dirinya untuk mengunyah makanan secara normal.

“Aku tidak bisa makan secara normal karena mulutku tertutup prostetik yang kaku,” ungkap Fergie dengan nada serius. Akhirnya, ia hanya bisa mengandalkan makanan ringan dalam potongan kecil seperti kentang goreng untuk mengganjal perut. Selain itu, asupan cairan lebih banyak ia dapatkan melalui jus atau minuman bernutrisi lainnya agar tetap bertenaga.

Pengalaman ini menjadi salah satu momen yang paling tidak terlupakan bagi Fergie selama berkarier di industri film. Ia berharap segala pengorbanan dan rasa tidak nyaman yang ia rasakan bisa tersampaikan dengan baik melalui visual film. Penonton diharapkan dapat merasakan penderitaan karakter Joy Putri yang kehilangan kecantikannya akibat serangan penyakit ‘Ain.