Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Diagnosis Kanker Mutakhir
Uptodai.com - Teknologi diagnosis kanker mutakhir kini menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Indonesia di tengah melonjaknya angka kasus keganasan setiap tahunnya. Data kesehatan nasional menunjukkan bahwa mayoritas pasien baru menyadari kondisi mereka saat penyakit sudah memasuki stadium lanjut. Kondisi ini memicu kompleksitas pengobatan yang lebih tinggi serta beban biaya medis yang membengkak bagi keluarga pasien.
Faktanya, lebih dari 70 persen pasien kanker di Indonesia baru terdiagnosis ketika sel kanker telah menyebar ke organ lain. Hal tersebut secara signifikan menurunkan tingkat kelangsungan hidup pasien dibandingkan dengan deteksi pada stadium awal. Oleh karena itu, kehadiran fasilitas medis yang mampu memberikan hasil pemeriksaan presisi menjadi kunci utama dalam menekan angka mortalitas.
Solusi Inovatif Melalui PET-CT dan SPECT-CT Scan
Menjawab tantangan tersebut, Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) resmi memperkenalkan dua perangkat pemindaian terbaru, yakni PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat layanan onkologi yang komprehensif dan terintegrasi di bawah satu atap. Kehadiran alat ini memungkinkan dokter melihat aktivitas sel kanker hingga ke tingkat molekuler dengan akurasi yang sangat tinggi.
Kedua alat ini menawarkan berbagai keunggulan teknis yang tidak dimiliki oleh perangkat radiologi konvensional pada umumnya. Pasien kini bisa mendapatkan hasil pemeriksaan dengan kualitas gambar beresolusi tinggi namun dengan paparan radiasi yang jauh lebih rendah. Selain itu, waktu pemindaian yang lebih singkat membuat alur kerja medis menjadi lebih efisien dan nyaman bagi pasien yang sedang dalam kondisi lemah.
Chief Medical Officer Mayapada Healthcare, Dini Handayani, menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan PET-CT Scan terus meningkat drastis. Ia menyoroti bahwa tren kasus kanker di Indonesia saat ini didominasi oleh kanker payudara dan kolorektal atau usus besar. Sementara itu, kaum laki-laki memiliki risiko tinggi terhadap serangan kanker paru-paru yang sering kali terlambat terdeteksi.
Ekspansi Layanan Kesehatan ke Berbagai Wilayah
Mayapada Healthcare tidak hanya berhenti di Jakarta Selatan dalam menyediakan teknologi diagnosis kanker mutakhir ini. Manajemen telah merancang peta jalan untuk menghadirkan fasilitas serupa di jaringan rumah sakit mereka lainnya dalam dua tahun ke depan. Kota-kota besar seperti Tangerang, Surabaya, hingga Bandung akan segera memiliki akses terhadap alat deteksi canggih ini.
Rencana ekspansi ini diharapkan mampu memeratakan akses kesehatan berkualitas bagi masyarakat di luar ibu kota. Dengan demikian, pasien tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau pergi ke luar negeri hanya untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung transformasi kesehatan digital dan teknologi di tanah air.
Ekosistem Perawatan Kanker yang Terintegrasi
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Fiktorius Kuludong, menegaskan bahwa kecanggihan alat harus didukung oleh ekosistem perawatan yang kuat. Melalui Onkologi Center, pihak rumah sakit menerapkan sistem Comprehensive Integrated Cancer Care yang memudahkan perjalanan medis pasien. Layanan ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari skrining awal, diagnosis, tindakan operatif, hingga terapi pemulihan.
Sistem terintegrasi ini bertujuan untuk menghilangkan sekat-sekat birokrasi medis yang sering kali menghambat kecepatan penanganan pasien kanker. Dengan tatalaksana yang komplit, tim dokter lintas spesialisasi dapat berkolaborasi lebih cepat dalam menentukan protokol pengobatan yang paling personal. Ketepatan diagnosis sejak dini melalui PET-CT Scan menjadi fondasi utama dalam menentukan keberhasilan terapi jangka panjang.
Kehadiran layanan onkologi Mayapada Hospital yang semakin modern ini diharapkan mampu mengubah paradigma penanganan kanker di Indonesia. Masyarakat kini memiliki pilihan fasilitas medis lokal yang kualitasnya setara dengan standar internasional. Dengan deteksi yang lebih cepat dan terapi yang lebih presisi, harapan hidup pasien kanker di Indonesia optimis dapat terus ditingkatkan.