Resmi! Manchester United Pecat Ruben Amorim Usai Ditahan Leeds
Uptodai.com - Keputusan dramatis akhirnya diambil manajemen Old Trafford. Secara resmi, Manchester United pecat Ruben Amorim pada Senin, 5 Januari 2026, menyusul serangkaian hasil yang jauh dari harapan di Liga Inggris.
Pengumuman pemecatan pelatih asal Portugal ini dikonfirmasi hanya berselang 24 jam setelah Setan Merah ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United. Laga tersebut menjadi penentu nasib Amorim yang memang sudah berada di bawah tekanan besar dari para suporter.
Laga melawan rival bebuyutan tersebut awalnya berjalan kurang menguntungkan bagi MU. Mereka bahkan sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-62 lewat gol yang dicetak Aaronson Brendan.
Beruntung, Matheus Cunha berhasil menyamakan kedudukan tiga menit berselang, menuntaskan umpan cerdik dari Joshua Zirkzee. Sayangnya, sisa 25 menit waktu normal gagal dimanfaatkan skuad Setan Merah untuk mencetak gol kemenangan.
Tren Negatif yang Menjerumuskan MU ke Peringkat Enam
Hasil imbang dua kali beruntun ini memperburuk rekor buruk Manchester United di paruh musim 2025/2026. Dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris, performa Setan Merah memang sangat mengkhawatirkan.
Mereka hanya mampu mencatatkan satu kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Newcastle United. Sementara itu, tiga pertandingan lain berakhir imbang, dan satu kekalahan menyakitkan diderita saat bertandang ke markas Aston Villa.
Akumulasi hasil negatif ini membuat posisi MU semakin terpuruk di papan tengah. Saat pemecatan diumumkan, Setan Merah duduk di urutan keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 31 poin.
Posisi ini sangat mengancam target finis empat besar mereka. Pasalnya, mereka kini tertinggal tiga angka krusial dari rival abadi mereka, Liverpool, yang menempati posisi empat besar dan berhak atas tiket Liga Champions.
Rekam Jejak Singkat Ruben Amorim di Manchester United
Ruben Amorim mulai mengambil alih kendali Manchester United pada November 2024. Kedatangannya saat itu bertujuan untuk menggantikan Erik ten Hag yang juga didepak karena dianggap gagal mengangkat performa tim.
Manajemen klub berharap Amorim mampu membawa stabilitas jangka panjang, mengingat rekam jejaknya yang mumpuni di Liga Portugal. Namun, pria asal Portugal ini gagal mempersembahkan trofi utama bagi klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut.
Prestasi terbaik Amorim selama masa jabatannya adalah membawa Manchester United menjadi runner-up Liga Europa pada musim kompetisi 2024/2025. Sayangnya, musim 2025/2026 justru menjadi titik balik yang menyedihkan dan mengakhiri kariernya di Inggris.
Di musim ini, Setan Merah tampil jauh di bawah standar yang diharapkan. Dari 20 pertandingan yang sudah dilakoni, MU hanya meraih delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan menelan lima kekalahan.
Bahkan, klub raksasa ini sudah tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris di babak awal. Kondisi ini diperparah dengan kegagalan mereka lolos ke kompetisi Eropa manapun, baik Liga Champions maupun Liga Europa, pada musim 2025/2026.
Kegagalan lolos ke Eropa tersebut merupakan imbas langsung dari performa buruk mereka di musim sebelumnya. Saat itu, MU tidak mampu finis di posisi 10 besar Liga Inggris, sebuah capaian yang tidak bisa ditoleransi oleh klub sekelas Manchester United.