Uptodai.com - Kemeriahan Pesta Rakyat Daihatsu Pontianak akhirnya mencapai puncaknya. Acara akbar yang bertajuk ‘Daihatsu Kumpul Sahabat’ ini resmi dibuka di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Minggu (18/1/2026). Perhelatan di ibu kota Kalimantan Barat ini sekaligus menjadi penutup rangkaian tur nasional yang telah menyambangi enam kota besar sebelumnya.

Namun, kegiatan ini jauh melampaui sekadar ajang silaturahmi bagi para pemilik dan komunitas mobil Daihatsu. Event ini telah bertransformasi menjadi sebuah ekosistem yang bertujuan menggerakkan roda ekonomi lokal. Fokus utamanya adalah melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah sekitar.

Apresiasi Pemerintah Kota dan Harapan Kondusifitas

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PT Astra Daihatsu Motor. Beliau menyampaikan rasa terima kasih karena Pontianak terpilih sebagai salah satu tujuan kegiatan berskala nasional. Edi berharap Daihatsu akan terus dicintai oleh masyarakat Kalimantan Barat sebagai solusi pemenuhan kebutuhan transportasi yang andal.

Dalam sambutannya, Walikota Edi juga menekankan pentingnya peran komunitas dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Ia secara khusus meminta para peserta dan komunitas mobil untuk bersama-sama menciptakan suasana kondusif di jalan raya. Tujuannya agar Pontianak dapat terus menjadi pusat perhatian untuk kegiatan lokal, regional, bahkan internasional.

“Mudah-mudahan, bapak ibu, teman-teman komunitas menikmati Kota Pontianak,” ujar Edi. “Yang saya harapkan, bersama komunitas untuk menjaga kondusif di jalan raya dan terciptanya lalu lintas yang kondusif. Sehingga Kota Pontianak terus menjadi pusat perhatian,” tambahnya.

Dampak Nyata Pesta Rakyat Daihatsu Pontianak bagi UMKM

Kehadiran ribuan pengunjung, baik dari anggota komunitas maupun masyarakat umum, memberikan akses pasar langsung bagi para pelaku usaha kecil. Walikota Edi meyakini bahwa UMKM lokal pasti akan tumbuh dan berkembang. Hal ini terjadi karena mereka mendapatkan sarana dan tempat yang memadai untuk memamerkan produk mereka.

Pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan target konsumen yang spesifik dan masif. “UMKM pasti akan tumbuh, karena mereka membutuhkan tempat atau sarana, pasti dampaknya akan ada,” ujar Edi. Sektor informal di sekitar stadion pun turut merasakan lonjakan transaksi, membuktikan bahwa event otomotif dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Pontianak, Kota Khatulistiwa Penutup Rangkaian Tur Nasional

Pontianak memiliki kehormatan sebagai destinasi penutup dari seluruh rangkaian ‘Daihatsu Kumpul Sahabat 2025’. Sebelum singgah di Kalimantan Barat, kemeriahan serupa telah sukses digelar di enam kota besar lainnya di Pulau Jawa dan Sumatera. Kota-kota tersebut meliputi Tangerang, Cirebon, Palembang, Sleman, Malang, hingga Bitung.

Hari Wicaksono, Promotion Department Head PT Astra Daihatsu Motor, menjelaskan bahwa acara ini memang dirancang sebagai pesta rakyat. Ini didedikasikan untuk mempererat tali silaturahmi antara Daihatsu, pelanggan setia, pelaku UMKM, dan masyarakat di Pontianak serta wilayah sekitarnya.

Identitas Unik Kota Khatulistiwa Menjadi Daya Tarik

Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah penutup tentu bukan tanpa pertimbangan matang. Menurut Hari Wicaksono, ibu kota Kalimantan Barat ini memiliki daya tarik istimewa yang tidak dimiliki kota-kota lain di Indonesia. Statusnya sebagai Kota Khatulistiwa memberikan identitas geografis yang unik dan sangat kuat.

Identitas unik inilah yang menjadi magnet utama, menarik partisipasi komunitas dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati keunikan budaya serta kuliner khas Pontianak. Acara ini diharapkan menjadi kenangan manis sekaligus penanda suksesnya rangkaian kegiatan nasional Daihatsu di tahun tersebut.