Purbaya Nilai Juda Agung Cocok Jadi Wamenkeu, Ini Alasannya
Uptodai.com - Spekulasi mengenai formasi baru di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) semakin menguat setelah Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan tertutup dengan kandidat kuat. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya nilai Juda Agung memiliki pandangan yang cukup memuaskan terkait kondisi perekonomian nasional. Diskusi ini menjadi sorotan publik mengingat Juda Agung merupakan calon kuat untuk mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
Purbaya, yang ditemui di kawasan Kemenkeu Jakarta pada Selasa (20/1/2026), mengungkapkan bahwa fokus utama pembicaraan mereka adalah mengenai perkembangan ekonomi terkini. Ia secara spesifik menanyakan sudut pandang Juda Agung mengenai berbagai tantangan fiskal dan moneter yang sedang dihadapi negara. Pertemuan ini dilakukan di tengah proses transisi jabatan yang krusial menjelang pergantian kepemimpinan di sektor keuangan.
Kedalaman Wawasan Ekonomi Calon Wakil Menteri Keuangan
Ketika ditanya mengenai kesesuaian Juda untuk bekerja sama dalam formasi kepemimpinan mendatang, Purbaya memberikan jawaban yang hati-hati namun mengindikasikan kepuasan. Ia menekankan bahwa wawasan ekonomi yang dimiliki oleh mantan pejabat tersebut dinilai sudah memadai. “Ya diskusi ekonomi saja, kondisi ekonomi seperti apa, pandangan dia apa,” kata Purbaya menjelaskan topik pembicaraan mereka.
Purbaya menambahkan bahwa dari sisi pengetahuan, Juda Agung telah memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk mengelola isu-isu kompleks di Kemenkeu. “Tapi kalau dari pengetahuan ekonomi dia cukup lah,” tegas Purbaya, mengindikasikan kepuasan personal terhadap pemahaman substansi ekonomi yang dimiliki Juda. Penilaian ini menjadi modal positif bagi Juda di tengah proses penunjukan.
Meskipun demikian, Purbaya menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penunjukan Wamenkeu sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Purbaya menolak berspekulasi lebih jauh mengenai apakah penilaian ‘cukup’ tersebut otomatis berarti Juda Agung cocok untuk menduduki jabatan strategis itu. Hal ini menunjukkan penghormatan terhadap hak prerogatif presiden dalam menentukan jajaran kabinetnya.
Proses Transisi Jabatan Juda Agung dan Thomas
Selain membahas substansi ekonomi, Purbaya juga memberikan konfirmasi penting terkait jadwal pergantian posisi di Kemenkeu. Ia memperkirakan bahwa proses transisi antara Juda Agung dan Thomas akan rampung sebelum memasuki bulan Februari. Target waktu yang ketat ini menunjukkan adanya urgensi dalam pengisian jabatan vital di kementerian tersebut.
Juda Agung sendiri diketahui telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya yang sejatinya masih tersisa satu tahun masa kerja. Langkah ini diambil untuk memuluskan jalannya menuju posisi baru sebagai Wakil Menteri Keuangan. Sementara itu, Thomas yang dicalonkan Presiden Prabowo sebagai pengganti Juda di posisi sebelumnya, akan segera menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Uji Kelayakan Thomas di Komisi XI DPR
Thomas dijadwalkan akan memulai proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi XI DPR pada akhir pekan ini. Proses ini merupakan tahapan formal yang harus dilalui sebelum resmi menduduki jabatan yang ditinggalkan Juda. Kecepatan proses ini menjadi indikasi kuat bahwa pemerintahan baru ingin segera memantapkan tim ekonomi mereka.
Stabilitas kepemimpinan di Kementerian Keuangan sangat vital, terutama dalam penyusunan kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Publik kini menanti hasil uji kelayakan Thomas dan pengumuman resmi mengenai formasi baru, khususnya setelah Purbaya nilai Juda Agung memiliki kapabilitas yang memadai.