Klarifikasi Riders Fajar Sadboy: Mewah Hanya untuk Syuting, Aslinya Cuma Minta Dijemput
Uptodai.com - Dunia maya sempat dihebohkan dengan beredarnya sebuah daftar permintaan atau riders yang diklaim milik Fajar Sadboy. Konten kreator yang kini juga merambah dunia akting ini sontak memberikan klarifikasi riders Fajar Sadboy yang mencantumkan barang-barang mewah hingga merek internasional.
Fajar Labatjo, nama lengkapnya, mengaku terkejut dan bahkan beristigfar ketika melihat rincian daftar permintaan yang tersebar luas di media sosial. Ia menegaskan bahwa daftar panjang yang mencantumkan permintaan fantastis itu bukanlah permintaan nyata yang ia ajukan dalam kehidupan sehari-hari atau untuk pekerjaan regulernya.
Daftar Permintaan ‘Sultan’ yang Bikin Geger
Daftar riders yang viral tersebut memang terbilang sangat detail dan mewah, jauh dari citra Fajar yang dikenal polos. Dalam aspek konsumsi saja, daftar tersebut meminta anggur hijau Muscat tanpa biji serta air mineral premium sekelas Evian atau Fiji. Permintaan ini tentu saja memicu kehebohan di kalangan warganet.
Tidak hanya itu, sebelum memasuki waktu makan siang, penyelenggara acara juga diwajibkan menyediakan gelato rasa lychee yang khusus dimaniskan menggunakan pemanis Stevia. Untuk makanan berat, daftar tersebut secara spesifik mencantumkan Nasi Padang kotak dari restoran ternama seperti Pagi Sore, Sederhana, atau Sari Ratu.
Detail lain yang tak kalah mencengangkan adalah permintaan camilan impor. Disebutkan bahwa harus tersedia Cheetos Puff kualitas Amerika Serikat. Menariknya, daftar tersebut juga memasukkan kudapan khas Gorontalo, daerah asal Fajar, seperti duduli, tili aya, ilabulo, dan popolulu, sebagai pelengkap.
Aspek penampilan juga tidak luput dari sorotan. Untuk tata rias, riders itu secara eksplisit menyebutkan produk yang harus digunakan adalah Dior dan Clinique, seraya menolak penggunaan merek Asia atau lokal. Selain itu, transportasi wajib yang harus disiapkan adalah mobil mewah sekelas Alphard, ditambah kursi pijat, whiteboard, dan minimal empat personel keamanan di lokasi acara.
Klarifikasi Fajar Sadboy: Riders Mewah Hanya Kebutuhan Syuting
Dengan raut wajah sedih yang sudah menjadi ciri khasnya, Fajar Sadboy buru-buru membantah bahwa dirinya pernah mengajukan daftar permintaan yang kelewat batas tersebut. Ia menjelaskan bahwa daftar riders yang beredar itu muncul karena adanya kerja sama dengan sebuah brand.
“Astaghfirullah, banyak banget. Bukan bohong juga, kayak tadi aku bilang, lagi kerja sama dengan brand, riders aku kayak gitu. Itu bukan the real ada, cuma karena lagi syuting jadi diadakan,” jelas Fajar saat tampil di sebuah program televisi. Ia menambahkan bahwa barang-barang tersebut adalah properti untuk kebutuhan syuting, di mana ia berperan sebagai seorang CEO dalam sebuah drama pendek.
Dewi Perssik, yang menjadi salah satu pembawa acara, turut berusaha meluruskan kesalahpahaman tersebut di hadapan publik. Ia membenarkan bahwa daftar permintaan mewah itu hanya berlaku untuk kebutuhan peran, bukan gaya hidup Fajar Sadboy sehari-hari.
Permintaan Sebenarnya Jauh Lebih Sederhana
Menanggapi semua kegaduhan ini, Fajar Sadboy kemudian mengungkapkan permintaan sebenarnya yang jauh lebih sederhana. Ia menegaskan bahwa ia hanya membutuhkan fasilitas penjemputan dari dan menuju lokasi kerja.
“Iya, enggak kayak gitu kok. Aku cuma butuh dijemput saja,” ujar Fajar membenarkan penjelasan Dewi Perssik. Permintaan untuk dijemput ini dinilai wajar oleh rekan-rekan artis lain seperti Rian Ibram dan Caren, mengingat hal tersebut merupakan fasilitas standar bagi seorang talent yang bekerja di lokasi yang jauh.
Fajar memberikan alasan jujur di balik permintaan sederhana tersebut. Ia mengakui bahwa ia belum memiliki mobil pribadi untuk digunakan bepergian sendiri. “Enggak mau juga aku pakai mobil sendiri, karena belum punya,” celetuknya dengan jujur.
Dampak Isu Riders Terhadap Pekerjaan
Meskipun isu mengenai daftar riders yang fantastis ini sempat viral dan menjadi perbincangan hangat, Fajar Sadboy bersyukur bahwa hal tersebut tidak memberikan dampak negatif signifikan terhadap pekerjaannya. Ia tetap menjalankan jadwalnya seperti biasa.
“Alhamdulillah kebetulan aman-aman saja. Aku tetap ngerjain kerjaan aku,” katanya. Fajar menambahkan bahwa hanya orang-orang terdekatnya saja yang sempat bertanya mengenai kebenaran isu tersebut. Beruntungnya, banyak pihak yang membela Fajar dan manajemennya, sehingga isu tersebut tidak berlarut-larut mengganggu kariernya di dunia hiburan.