Berkacamata Hitam, Macron Sambut Prabowo Subianto Bertemu Macron
Uptodai.com - Kunjungan diplomatik Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, ke Paris mencapai puncaknya dengan pertemuan bilateral bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron. Prabowo Subianto bertemu Macron di Istana Élysée dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban pada Sabtu (4/1/2026) waktu setempat.
Macron, yang tampil mengenakan kacamata hitam dan setelan formal, menyambut langsung kedatangan Prabowo di gerbang istana. Sambutan ini tidak hanya bersifat protokoler, tetapi juga menunjukkan kedekatan personal yang erat antara kedua pemimpin negara yang telah lama menjalin komunikasi.
Sambutan Hangat di Jantung Kota Paris
Setibanya di halaman Istana Élysée, Presiden Prabowo disambut dengan prosesi kehormatan militer yang khidmat. Pasukan Jajar Kehormatan berdiri tegak, diiringi alunan detasemen musik yang menambah kemegahan penyambutan bagi tamu negara tersebut.
Dalam suasana penuh kehangatan, kedua kepala negara tampak berjabat tangan erat dan saling berpelukan hangat, sebuah isyarat yang melampaui formalitas diplomatik. Presiden Macron bahkan mengacungkan jempol ke udara, menandakan kegembiraannya atas kehadiran Prabowo di ibu kota Prancis.
Momen penting ini kemudian diabadikan oleh Macron melalui unggahan di media sosial resminya. “Ravi d’accueillir aujourd’hui à Paris le Président indonésien Prabowo Subianto,” tulis Macron, yang diterjemahkan menjadi, “Dengan senang hati kami menyambut Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Paris hari ini.”
Membahas Penguatan Kemitraan Indonesia Prancis
Dalam keterangannya, Macron menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk semakin memperkuat kemitraan strategis yang menghubungkan Indonesia dan Prancis di berbagai bidang. Pernyataan ini secara spesifik ditulis Macron dalam Bahasa Indonesia dan Prancis, menunjukkan apresiasi terhadap hubungan bilateral yang mendalam.
Selain itu, kedua pemimpin juga membahas keselarasan pandangan mengenai isu-isu global dan internasional yang sedang menjadi perhatian dunia. Prancis bertekad mendorong agenda ini, terutama dalam kerangka kepresidenan mereka di forum G7.
Dialog tersebut menjadi penegasan bahwa Indonesia, sebagai kekuatan ekonomi dan politik di Asia Tenggara, memiliki peran krusial dalam diskusi global. Pandangan Indonesia diyakini dapat memberikan perspektif yang seimbang dalam isu-isu krusial seperti stabilitas regional dan perubahan iklim.
Jamuan Makan Malam Pribadi di Le Salon des Portraits
Setelah prosesi penyambutan resmi, Presiden Prabowo dan Presiden Macron melanjutkan agenda mereka menuju Le Salon des Portraits. Ruangan ikonik di Istana Élysée ini menjadi saksi pelaksanaan jamuan santap malam pribadi.
Mengutip Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, jamuan makan malam tersebut berlangsung dalam suasana yang sangat akrab dan santai. Presiden Macron secara khusus menjamu Prabowo, memperkuat komunikasi personal yang menjadi fondasi penting dalam diplomasi tingkat tinggi.
Percakapan yang terjadi selama santap malam tersebut merupakan ruang dialog bermakna untuk membuka peluang penguatan kerja sama di sektor-sektor strategis. Ini mencakup potensi kolaborasi di bidang pertahanan, investasi, dan teknologi hijau.
Kunjungan ke Paris ini menegaskan komitmen kuat Pemerintahan Presiden Prabowo untuk terus mengedepankan diplomasi yang saling menguntungkan dan memperluas jangkauan kerja sama. Jamuan malam di Istana Élysée menjadi simbol kepercayaan, kedekatan, dan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan Indonesia-Prancis di masa depan.