Uptodai.com - Suasana duka yang menyelimuti Rumah Duka RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, mencapai puncaknya menjelang dini hari. Tepat pada pukul 01.04 WIB, Sabtu (24/1/2026), prosesi pemindahan jenazah Lula Lahfah dari rumah duka dilaksanakan.

Momen tersebut disaksikan oleh sejumlah kerabat dekat dan sahabat yang setia menunggu sejak kabar duka tersiar. Sebuah ambulans telah dipersiapkan di depan pintu utama, menandakan bahwa jenazah selebgram yang meninggal mendadak itu akan segera dibawa menuju peristirahatan selanjutnya.

Momen Haru Pemindahan Jenazah Lula Lahfah

Beberapa menit sebelum ambulans bergerak, para pelayat yang berada di dalam rumah duka mulai beranjak keluar. Mereka berdiri dalam diam, memberikan penghormatan terakhir saat jenazah selebgram berusia 26 tahun tersebut dibawa menuju kendaraan medis.

Jenazah Lula Lahfah dibawa keluar dengan ditutup menggunakan kain berwarna hijau. Beberapa petugas terlihat sangat berhati-hati saat memasukkan tubuh bintang film Di Antara Cinta dan Guest List itu ke dalam ambulans. Proses ini berlangsung cepat namun penuh keheningan.

Di antara kerumunan yang hadir, sosok kekasihnya, Reza Arap dampingi pemindahan jenazah dengan wajah yang tampak sangat terpukul. Ia berdiri paling dekat dengan ambulans, memastikan prosesi berjalan lancar hingga pintu kendaraan tertutup rapat.

Reza Arap baru beranjak setelah ambulans benar-benar melaju meninggalkan area RSUP Fatmawati. Sementara itu, beberapa sahabat dekat Lula, termasuk Keanu dan Dara Arafah, terlihat perlahan meninggalkan lokasi, mengakhiri malam yang sarat kesedihan tersebut.

Misteri Lokasi Peristirahatan Terakhir

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga mengenai lokasi pemakaman Lula Lahfah. Pihak keluarga masih tertutup dan memilih untuk tidak memberikan pernyataan lebih lanjut kepada media terkait rencana penyemayaman atau pemakaman.

Kabar duka ini mengejutkan publik setelah Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) di sebuah apartemen mewah kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian, melalui Polda Metro Jaya, langsung melakukan pemeriksaan mendalam di lokasi kejadian.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, penemuan jenazah berawal dari kekhawatiran Asisten Rumah Tangga (ART) Lula. ART tersebut merasa cemas lantaran Lula tak kunjung membukakan pintu kamarnya.

Kekhawatiran tersebut beralasan, sebab diketahui bahwa kondisi kesehatan Lula Lahfah sedang tidak prima beberapa hari terakhir. ART kemudian meminta bantuan sekuriti setempat, dan setelah dilakukan pengecekan, mereka menemukan perempuan kelahiran 17 Juli 1999 itu sudah tak bernyawa.