Uptodai.com - Aktivitas pelatih Timnas Indonesia, John Herdman nonton Super League 2025-2026 secara langsung menarik perhatian publik. Kedatangan juru taktik asal Inggris ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian krusial dari persiapan Skuad Garuda menghadapi kalender internasional yang padat.

Herdman diketahui telah menyelesaikan tugas observasi dengan menyaksikan dua pertandingan domestik yang mempertemukan empat tim besar. Ia memulai perjalanan pemantauan di Jakarta, sebelum melanjutkan safarinya ke wilayah Tangerang, Banten, demi mendapatkan gambaran menyeluruh tentang potensi pemain lokal yang berlaga.

Safari Scouting John Herdman di Ibu Kota

Pertandingan pertama yang menjadi fokus pengamatan Herdman adalah duel sengit antara Persija Jakarta melawan Madura United. Laga ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat malam, 23 Januari 2026.

Sehari berselang, pelatih berusia 50 tahun itu langsung berpindah lokasi. Ia hadir di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, untuk menyaksikan pertarungan antara Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC pada Sabtu sore, 24 Januari 2026.

Kehadiran Herdman di tribune VIP kedua stadion tersebut menegaskan keseriusan PSSI dalam mendukung program pemantauan pemain. Proses ini sangat penting mengingat kebutuhan tim nasional akan kedalaman skuad yang mumpuni menjelang berbagai turnamen besar.

Alasan Utama John Herdman Nonton Super League

Tujuan utama dari safari pemantauan ini adalah untuk meninjau secara langsung talenta-talenta domestik yang layak dipanggil ke timnas. Skuad Garuda memang memiliki Agenda Timnas Indonesia 2026 yang sangat sibuk, menuntut Herdman untuk segera merampungkan daftar pemain yang akan dipanggil.

Herdman menjelaskan bahwa tugasnya saat ini adalah memastikan ia melihat sebanyak mungkin pemain dalam dua hingga tiga bulan ke depan. “Saya rasa itu adalah peran penting bagi seorang pelatih, di mana Anda terlihat dan para pemain tahu Anda ada di sana,” ujar Herdman, dikutip pada Senin (26/1/2026).

Pria berpaspor Inggris ini menekankan bahwa Timnas Indonesia akan berpartisipasi dalam FIFA Series pada Maret mendatang. Setelah itu, fokus akan beralih ke turnamen bergengsi Hyundai Cup atau yang lebih dikenal sebagai Piala AFF, yang memerlukan persiapan matang.

Mengingat jadwal padat Skuad Garuda, Herdman menyadari perlunya skuad yang besar dan kompetitif. “Kami punya tahun yang sibuk kali ini. Kami butuh skuad yang besar musim ini. Jadi, sangat penting untuk melihat semua pemain yang tampil di liga domestik,” tegasnya.

Kesan Awal Soal Kualitas Permainan Domestik

Dari dua laga yang telah disaksikan, John Herdman memberikan penilaian awal yang cukup positif. Ia mengaku terkesan dengan beberapa aspek fundamental yang ia temukan dalam pertandingan-pertandingan tersebut.

“Sejauh ini awalan yang bagus, dua laga yang menarik,” ungkap Herdman. Ia secara spesifik menyebut bahwa dirinya menikmati intensitas dan kecepatan permainan yang disajikan oleh para pemain Super League.

Selain tempo, atmosfer yang diciptakan oleh suporter di stadion juga menjadi poin plus. “Saya menikmati tempo, atmosfer, [dan] stadionnya,” tambahnya, memberikan apresiasi terhadap gairah sepak bola yang dimiliki oleh pendukung di Indonesia.

Meskipun demikian, Herdman belum mau mengambil kesimpulan prematur mengenai keseluruhan kualitas liga. Ia berencana untuk terus memantau pertandingan-pertandingan lainnya sebelum membuat keputusan akhir terkait daftar panggilannya.

“Saya pikir saya perlu menyaksikan beberapa laga lain sebelum memberikan opini mengenai liga. Saya berharap bisa menyaksikan beberapa laga lagi sebelum pergi ke Eropa,” pungkasnya, menandakan bahwa proses scouting masih akan berlanjut intensif dan mendalam.