Gaji Joao Mario Gagalkan Juventus Transfer Barter Emil Holm
Uptodai.com - Klub raksasa Italia, Juventus, kembali menemui jalan terjal dalam perburuan pemain di jendela transfer musim dingin. Upaya terbaru Si Nyonya Tua untuk merealisasikan Juventus transfer barter Joao Mario dengan bek kanan Bologna, Emil Holm, dikabarkan berada di ambang kegagalan.
Masalahnya bukan terletak pada kesepakatan nilai transfer, melainkan pada rintangan gaji pemain yang terlibat. Sejak bursa dibuka, Bianconeri memang belum berhasil mendatangkan satu pun nama baru, meskipun kebutuhan mendesak ada di lini serang dan juga sektor bek sayap.
Situasi ini membuat manajemen Juventus harus bekerja keras, terutama setelah beberapa target striker utama, seperti Jean-Philippe Mateta dan Youssef En-Nesyri, menemui kegagalan dalam negosiasi. Kini, kesulitan serupa justru terjadi pada pos bek kanan yang seharusnya lebih mudah diselesaikan.
Deteksi Masalah di Sektor Bek Kanan Juventus
Kebutuhan Juventus terhadap bek kanan baru muncul lantaran performa Joao Mario yang dianggap jauh dari ekspektasi. Bek asal Portugal yang didatangkan pada musim panas lalu tersebut gagal meyakinkan pelatih Massimiliano Allegri. Ia jarang mendapat kesempatan bermain reguler di Turin.
Kegagalan Mario untuk beradaptasi dengan cepat membuat manajemen Juventus berencana melepasnya secepat mungkin. Oleh karena itu, skema transfer barter dianggap sebagai solusi paling efisien untuk mendapatkan target utama, Emil Holm, yang tampil solid bersama Bologna di paruh pertama musim.
Jurnalis Romeo Agresti melaporkan bahwa Si Nyonya Tua telah membuka negosiasi resmi dengan Bologna. Mereka menawarkan Mario sebagai bagian dari kesepakatan demi mengamankan jasa bek kanan asal Swedia tersebut.
Gaji Joao Mario Terlalu Tinggi Menjadi Penghalang Utama
Meskipun tawaran barter ini terdengar menguntungkan, negosiasi yang sudah berjalan intensif tersebut terbentur masalah finansial. Jurnalis transfer ternama, Nicolo Schira, mengonfirmasi bahwa gaji tahunan Joao Mario saat ini dinilai terlalu tinggi dan memberatkan neraca keuangan *Rossoblu*.
Bologna, yang dikenal sangat hati-hati dalam pengeluaran upah pemain, keberatan menanggung beban gaji penuh Mario. Padahal, secara teknis, mereka tertarik dengan potensi yang dimiliki sang bek Portugal untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Dalam proposal yang diajukan Juventus, kedua pemain akan dipinjamkan dengan opsi pembelian permanen di akhir musim. Namun, masalah upah ini membuat proses refleksi di kubu Bologna berjalan lebih lambat dari perkiraan. Pembicaraan lanjutan diharapkan dapat menemukan titik temu, kemungkinan dengan Juventus menanggung sebagian gaji Mario.
Alternatif dan Langkah Selanjutnya Juventus di Bursa Transfer
Meskipun negosiasi Juventus transfer barter Joao Mario menghadapi hambatan finansial yang signifikan, pembicaraan dilaporkan belum sepenuhnya dihentikan. Kedua belah pihak dijadwalkan kembali bertemu dalam waktu dekat untuk mencari formula baru yang meringankan beban Bologna.
Sementara itu, Juventus juga sudah menyiapkan rencana cadangan jika transfer Holm benar-benar gagal. Salah satu nama yang sempat didekati adalah bek AS Roma, Zeki Celik. Pendekatan terhadap Celik sempat dilakukan karena kontraknya akan habis di penghujung musim ini.
Namun, perekrutan Celik kemungkinan besar baru bisa direalisasikan pada jendela transfer musim panas mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa pencarian bek kanan baru tetap menjadi prioritas utama manajemen *La Vecchia Signora* demi memperkuat skuad untuk sisa kompetisi Serie A dan Coppa Italia.