Takluk dari Persib, Althaf Indie Minta Maaf atas Kekalahan Persis Solo
Uptodai.com - Laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 menjadi pil pahit bagi Laskar Sambernyawa. Menyusul kekalahan Persis Solo dari Persib Bandung dengan skor tipis 0-1, penyerang muda andalan mereka, Althaf Indie, segera angkat bicara.
Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu lalu itu, memang menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad tuan rumah. Gol tunggal yang dicetak oleh Andrew Jung memastikan Persib Bandung membawa pulang tiga poin penuh dari markas Persis.
Althaf Indie Minta Maaf dan Kirim Pesan Optimistis
Melalui pernyataan resminya, Althaf Indie menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh suporter setia Persis Solo. Ia mengakui bahwa hasil minor ini bukanlah sesuatu yang diharapkan oleh tim maupun pendukung yang telah datang langsung ke stadion.
Meski gagal meraih poin penuh, Althaf menegaskan bahwa timnya akan menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus berbenah. Ia berjanji bahwa Laskar Sambernyawa akan menunjukkan perkembangan signifikan di setiap pertandingan yang tersisa.
“Ini bukan hasil yang kita mau, tapi kami selalu percaya dan akan terus improve untuk pertandingan selanjutnya,” tegas Althaf. Ia menambahkan bahwa hasil minor ini justru menjadi pelecut semangat besar untuk menatap laga-laga krusial berikutnya.
Milomir Seslija Soroti Kualitas Lawan dan Transisi Bola
Sementara itu, Pelatih Kepala Persis Solo, Milomir Seslija, tidak menutupi rasa kecewanya terhadap performa tim. Pelatih asal Bosnia ini secara terbuka memuji kualitas lawan yang menurutnya berada di level yang berbeda, terutama dalam hal komposisi pemain.
Milomir menilai Persib Bandung unggul dari berbagai aspek, baik dari kekuatan fisik maupun kematangan taktik. Ia mengakui bahwa timnya harus belajar banyak dari Maung Bandung, terutama mengenai pengalaman bertanding di kompetisi tertinggi.
“Ini laga memang sulit karena kita melawan tim terbaik di liga, baik fisik dan taktikal. Dan kami kalah pengalaman,” ungkap Milomir Seslija menggarisbawahi tantangan yang dihadapi anak asuhnya.
Permainan Babak Pertama yang Jauh dari Harapan
Secara spesifik, Milomir menyoroti buruknya penampilan Laskar Sambernyawa pada 45 menit pertama. Menurutnya, implementasi strategi yang telah disiapkan dalam sesi latihan tidak berjalan efektif di lapangan.
“Pola permainan di babak pertama tidak cukup baik,” jelas Milomir. Ia mengeluhkan banyak transisi dan alur bola antarlini yang tidak mengalir lancar, padahal aspek tersebut sudah menjadi menu utama dalam sesi latihan mingguan tim.
Kesulitan dalam membangun serangan dan transisi dari bertahan ke menyerang menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan. Kendala ini menunjukkan adanya masalah komunikasi dan koordinasi di awal pertandingan.
Perjuangan Pemain Patut Diapresiasi
Meskipun demikian, sang pelatih mengakui adanya peningkatan signifikan dalam permainan tim di babak kedua. Para pemain menunjukkan respons yang lebih baik dan mampu memberikan perlawanan sengit setelah jeda turun minum.
“Di pertandingan ini permainan tim sudah banyak berubah dan di babak kedua jauh lebih baik, tetapi saya tidak mau beralasan seperti ini,” ujarnya.
Milomir tetap mengapresiasi semangat juang para pemain yang telah berjuang keras hingga peluit akhir dibunyikan. Namun, ia menyayangkan timnya gagal menciptakan gol penyama kedudukan yang sebenarnya sangat dibutuhkan.
Kekalahan ini membuat posisi Persis Solo semakin sulit di papan klasemen sementara Super League 2025/2026. Dengan hanya mengumpulkan 10 poin dari 19 pertandingan, Laskar Sambernyawa masih terbenam di zona merah dan harus segera bangkit.
Mereka kini terpaut tujuh poin dari batas zona aman. Tekanan untuk segera memenangkan pertandingan pada laga-laga sisa semakin besar demi mengamankan status mereka di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.