Timnas Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Bosnia
Uptodai.com - Timnas Italia gagal lolos Piala Dunia 2026 secara tragis setelah ditumbangkan Bosnia & Herzegovina pada laga krusial babak playoff. Kekalahan ini menjadi sejarah kelam bagi sepak bola Negeri Pizza karena mereka harus absen di turnamen paling bergengsi tersebut selama tiga edisi berturut-turut.
Laga sengit yang berlangsung di Bilino Polje Stadium, Zenica, pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 1-1 hingga babak tambahan waktu. Nasib sial menghampiri Gli Azzurri saat memasuki babak adu penalti, di mana mereka menyerah dengan skor telak 4-1 dari tim tuan rumah.
Dominasi Awal Italia dan Gol Moise Kean
Pelatih Gennaro Gattuso menerapkan formasi agresif 3-5-2 sejak menit awal pertandingan untuk mengamankan tiket menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Strategi ini awalnya membuahkan hasil manis ketika Italia langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Bosnia.
Pertandingan baru berjalan 15 menit, Timnas Italia berhasil membuka keunggulan melalui aksi gemilang Moise Kean. Penyerang lincah tersebut sukses mengonversi umpan matang dari Nicolo Barella menjadi gol yang sempat membangkitkan asa pendukung tim tamu.
Keunggulan satu gol membuat Italia sempat berada di atas angin dan terus mengontrol jalannya laga di lini tengah. Namun, intensitas permainan yang tinggi dari Bosnia mulai merepotkan barisan pertahanan yang dikawal oleh Alessandro Bastoni dan kolega.
Kartu Merah Alessandro Bastoni Mengubah Segalanya
Momen bencana bagi Italia terjadi ketika Alessandro Bastoni menerima kartu merah langsung dari wasit di pertengahan babak pertama. Bek andalan Inter Milan tersebut terpaksa melakukan tekel keras sebagai orang terakhir untuk menghentikan serangan balik cepat Bosnia.
Kehilangan satu pemain membuat Gattuso harus memutar otak dengan cepat demi menjaga keseimbangan tim. Ia memutuskan untuk menarik keluar Mateo Retegui dan memasukkan Federico Gatti untuk memperkuat lini belakang yang mulai keropos.
Meskipun bermain dengan 10 orang, Italia mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum. Namun, statistik menunjukkan bahwa Bosnia mulai mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 65 persen sepanjang pertandingan berlangsung.
Perlawanan Tanpa Lelah Bosnia dan Drama Adu Penalti
Memasuki babak kedua, Bosnia & Herzegovina terus mengurung pertahanan Italia yang tampak semakin kelelahan. Perjuangan tanpa lelah tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui kaki Haris Tabakovic.
Penyerang Borussia Monchengladbach tersebut berhasil menaklukkan Gianluigi Donnarumma dan mengubah skor menjadi imbang 1-1. Donnarumma sebenarnya tampil luar biasa dengan mencatatkan banyak penyelamatan penting dari 11 tembakan tepat sasaran yang dilepaskan Bosnia.
Skor imbang bertahan hingga 120 menit berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti. Pada babak penentuan ini, mental para pemain Italia tampak runtuh sementara Bosnia tampil sangat klinis dengan kemenangan 4-1.
Tragedi Tiga Edisi Beruntun bagi Gli Azzurri
Kegagalan ini memastikan Timnas Italia gagal lolos Piala Dunia 2026, mengulangi catatan buruk mereka pada edisi 2018 dan 2022. Publik sepak bola dunia tentu terkejut melihat tim raksasa dengan empat gelar juara dunia ini kembali absen di panggung tertinggi.
Sebaliknya, bagi Bosnia & Herzegovina, kemenangan ini merupakan pencapaian bersejarah yang sangat emosional. Ini adalah kali kedua mereka berhasil menembus putaran final Piala Dunia setelah debut pertama mereka pada tahun 2014 silam di Brasil.
Kini, Italia harus melakukan evaluasi total terhadap struktur sepak bola mereka setelah kegagalan yang memilukan ini. Sementara itu, Bosnia siap menyongsong tantangan baru sebagai salah satu wakil Eropa di ajang Piala Dunia 2026 mendatang.