Uptodai.com - Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 menyisakan cerita menarik tentang perkataan Vinicius sebelum gagal penalti saat Real Madrid menjamu Manchester City. Federico Valverde yang tampil menggila dengan torehan hat-trick mengungkapkan momen emosional di balik kegagalan rekan setimnya tersebut. Laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada Kamis (12/3/2026) itu berakhir dengan skor telak 3-0 untuk kemenangan Los Blancos.

Federico Valverde menjadi bintang utama malam itu setelah mencetak tiga gol sekaligus pada babak pertama. Performa luar biasa ini membuat gelandang asal Uruguay tersebut mendapatkan rating sempurna 10/10 dari media Prancis, L’Equipe. Catatan ini sangat spesial karena Valverde menjadi pemain ke-19 dalam sejarah yang meraih nilai maksimal dari media prestisius tersebut.

Hanya sedikit pemain yang mampu mencetak hat-trick di babak pertama saat menghadapi tim asal Inggris di Liga Champions. Sebelum Valverde, tercatat hanya Lionel Messi yang pernah melakukan hal serupa saat melawan Arsenal pada tahun 2010 silam. Pencapaian ini membuktikan bahwa Valverde kini telah bertransformasi menjadi salah satu pilar paling krusial di skuad asuhan Carlo Ancelotti.

Momen Bersejarah Federico Valverde di Santiago Bernabeu

Kemenangan tiga gol tanpa balas ini sebenarnya bisa saja berakhir dengan skor yang lebih mencolok bagi tuan rumah. Real Madrid mendapatkan peluang emas untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-58 melalui titik putih. Wasit Maurizio Mariani menunjuk penalti setelah Vinicius Junior dijatuhkan oleh penjaga gawang City, Gianluigi Donnarumma, di area terlarang.

Namun, sebuah momen unik terjadi sesaat sebelum eksekusi dilakukan oleh pemain asal Brasil tersebut. Bukannya langsung bersiap di titik 12 pas, Vinicius justru menghampiri Valverde sambil membawa bola di tangannya. Ia menawarkan kesempatan kepada Valverde untuk mengambil penalti tersebut demi melengkapi catatan golnya menjadi empat.

Valverde akhirnya membongkar perkataan Vinicius sebelum gagal penalti tersebut dalam sesi wawancara setelah pertandingan berakhir. “Vini Jr bertanya kepada saya apakah saya ingin mengambil penalti tersebut,” ujar Valverde kepada TNT Sports. Ia menjelaskan bahwa tawaran itu merupakan bentuk rasa hormat dan persahabatan yang kuat di antara mereka.

Dialog Vinicius Jr dan Valverde Sebelum Eksekusi Penalti

Meskipun memiliki kesempatan untuk mencetak quat-trick, Valverde memilih untuk menolak tawaran menggiurkan dari sahabatnya itu. Ia justru meminta Vinicius untuk tetap menjadi eksekutor karena menghormati hierarki penendang penalti di tim. Valverde menegaskan bahwa Vinicius adalah legenda klub yang memiliki tanggung jawab besar di lapangan hijau.

“Vini adalah legenda Real Madrid dan dia adalah teman baik saya. Saya dan rekan-rekan setim yang lain memintanya untuk tetap mengambil tendangan itu,” tambah Valverde. Sayangnya, eksekusi Vinicius justru berhasil dibaca dan ditepis dengan sempurna oleh kiper lawan sehingga skor tetap bertahan 3-0.

Menanggapi kegagalan rekannya, Valverde mengaku sama sekali tidak merasa kecewa atau menyalahkan Vinicius. Ia menganggap kegagalan dalam mengeksekusi penalti adalah hal yang lumrah terjadi dalam dunia sepak bola profesional. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting daripada sekadar menambah catatan gol individu di papan skor.

Pujian Setinggi Langit dari Thierry Henry dan Trent Alexander-Arnold

Aksi impresif Valverde sepanjang laga tidak hanya memukau para pendukung Madrid, tetapi juga menarik perhatian para pakar sepak bola. Legenda Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry, memberikan pujian luar biasa atas kontribusi menyeluruh sang pemain. Henry menilai Valverde sebagai pemain modern yang memiliki kemampuan lengkap baik dalam menyerang maupun bertahan.

Senada dengan Henry, bek kanan Liverpool Trent Alexander-Arnold juga melontarkan sanjungan tinggi kepada pemain bernomor punggung 8 tersebut. Trent menyebut Valverde sebagai pemain sepak bola yang paling diremehkan di planet ini saat ini. Menurutnya, kontribusi Valverde seringkali tidak terlihat secara statistik namun sangat vital bagi keseimbangan tim.

Real Madrid kini menatap leg kedua di markas Manchester City dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi berkat modal tiga gol. Meski Vinicius gagal menambah keunggulan lewat penalti, dominasi total yang mereka tunjukkan menjadi sinyal bahaya bagi tim lawan. Valverde diprediksi akan kembali menjadi kunci permainan Madrid untuk menyegel tiket ke babak perempat final.