Uptodai.com - Keputusan manajemen AC Milan untuk menjaga stabilitas tim inti semakin terlihat nyata. Setelah sukses mengunci masa depan kiper andalan, Mike Maignan, Rossoneri kini langsung mengalihkan perhatian pada dua bek krusial yang dianggap sebagai fondasi pertahanan jangka panjang. Langkah ini merupakan penegasan bahwa Milan tidak hanya fokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada pengamanan aset-aset berharga mereka.

Agenda perpanjangan kontrak ini menjadi Prioritas Kontrak Baru AC Milan di tengah persiapan menghadapi musim depan yang semakin kompetitif. Direksi klub menyadari betul bahwa menunda negosiasi hanya akan membuka peluang bagi klub-klub raksasa Eropa, terutama dari Liga Inggris, untuk menggoda pilar-pilar penting mereka.

Mengamankan Pilar Pertahanan: Fokus Utama Rossoneri

Menurut laporan dari Corriere dello Sport, dua nama yang kini berada di meja negosiasi utama adalah bek tengah Fikayo Tomori dan bek kiri muda, Davide Bartesaghi. Keduanya mewakili proyek Milan yang seimbang: menjaga pemain berpengalaman yang sudah teruji sambil mempromosikan dan mengikat talenta muda berbakat.

Stabilitas lini belakang menjadi kunci sukses Milan dalam beberapa musim terakhir. Oleh karena itu, memastikan kedua pemain ini terikat kontrak jangka panjang adalah langkah strategis yang tidak bisa ditawar lagi. Keputusan ini diambil berdasarkan performa konsisten dan nilai jual mereka yang terus meningkat di pasar transfer.

Lonjakan Gaji Davide Bartesaghi Setelah Tampil Memukau

Davide Bartesaghi, bek kiri jebolan akademi Milan, mendadak menjadi sorotan utama. Perkembangan sang pemain melampaui ekspektasi staf pelatih, terutama di bawah arahan Massimiliano Allegri. Awalnya, Bartesaghi hanya diproyeksikan sebagai pelapis Pervis Estupinan, namun ia kini menjelma menjadi pilihan reguler di skuad utama.

Meskipun Milan telah memperpanjang kontraknya hingga 2030 pada Mei 2025 dengan gaji €600.000 per musim, performa Bartesaghi yang luar biasa mengubah peta negosiasi secara drastis. Milan kini harus bergerak cepat untuk mengantisipasi ketertarikan serius dari beberapa klub Premier League yang memantau situasinya.

Oleh sebab itu, manajemen Rossoneri menawarkan kenaikan gaji yang fantastis, lebih dari tiga kali lipat dari kesepakatan sebelumnya. Bartesaghi diperkirakan akan menerima gaji sekitar €2 juta per musim, sekaligus menambah durasi kontraknya satu tahun lagi. Tujuannya jelas, yakni mengukuhkan Bartesaghi sebagai aset masa depan yang tak tersentuh.

Fikayo Tomori dan Proyek Stabilitas Pertahanan Jangka Panjang

Prioritas kedua dalam daftar Prioritas Kontrak Baru AC Milan adalah Fikayo Tomori. Bek tengah asal Inggris ini merupakan salah satu tembok pertahanan terbaik di Serie A dan tetap menjadi bagian integral dari struktur pertahanan tim. Kecepatan, kekuatan, dan kemampuan membaca permainannya menjadikannya tak tergantikan.

Kontrak Tomori saat ini sebenarnya masih berlaku hingga Juni 2027. Namun, Milan tidak ingin mengambil risiko memasuki dua tahun terakhir kontrak tanpa adanya kejelasan. Pembicaraan untuk perpanjangan sudah dimulai, menunjukkan komitmen klub terhadap pemain berusia 26 tahun ini.

Meskipun gaji bersih Tomori sebesar €3,5 juta per musim diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan, durasi kontraknya menjadi fokus utama. Milan berharap bisa memperpanjang masa baktinya hingga Juni 2030. Perpanjangan ini akan memastikan bahwa Tomori, yang tiba dari Chelsea, akan menghabiskan masa emas kariernya di San Siro.

Menjaga Keseimbangan Skuad

Keputusan untuk memprioritaskan sektor pertahanan menunjukkan filosofi klub dalam membangun tim dari belakang. Setelah Maignan, Tomori, dan Bartesaghi diamankan, Milan bisa lebih tenang dalam merencanakan strategi transfer masuk.

Di luar dua bek tersebut, Milan juga memiliki agenda lain yang tak kalah penting. Nama-nama seperti Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek, yang tampil cemerlang sejak kedatangan mereka, juga masuk dalam daftar tunggu perpanjangan kontrak. Namun, fokus utama direksi saat ini adalah menyelesaikan urusan Bartesaghi dan Tomori secepat mungkin demi menjaga keharmonisan dan daya saing tim di semua kompetisi.