Aktor Dracin Pulang Kampung Jualan Sayur Akibat Tergeser AI
Uptodai.com - Kisah memprihatinkan datang dari industri hiburan Tiongkok, di mana seorang aktor dracin pulang kampung jualan sayur setelah posisinya digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI). Xu Peng, bintang yang populer lewat genre drama pendek vertikal (micro-drama), kini harus banting setir demi menyambung hidup. Keputusan ini diambil setelah tawaran akting untuknya benar-benar terhenti sejak Maret lalu.
Sebelumnya, Xu Peng sangat dikenal karena sering memerankan karakter “CEO dominan” yang sangat digemari penonton drama mikro. Pada masa kejayaannya, ia bahkan harus menjalani jadwal syuting yang sangat padat hingga 16 jam sehari. Namun, dominasi AI yang mampu memproduksi konten dengan biaya jauh lebih murah seketika mengubah nasibnya.
Ancaman Nyata Teknologi AI di Industri Kreatif
Fenomena yang dialami Xu Peng sebenarnya mencerminkan kecemasan global para pekerja seni terhadap perkembangan generatif AI. Tidak hanya di China, para aktor dan penulis di Hollywood pun sempat melakukan aksi mogok kerja massal untuk menuntut regulasi penggunaan AI. Teknologi ini dinilai mampu meniru wajah, suara, hingga ekspresi manusia dengan tingkat kemiripan yang luar biasa. Akibatnya, banyak rumah produksi yang mulai memangkas anggaran dengan beralih ke aktor virtual demi menekan biaya operasional secara drastis.
Dominasi Drama Mikro Berbasis Kecerdasan Buatan
Di China sendiri, industri drama pendek atau micro-drama memang sedang mengalami pertumbuhan yang sangat masif. Format video vertikal berdurasi singkat ini sangat diminati karena dinilai praktis dan sesuai dengan gaya hidup masyarakat modern yang serbacepat. Sayangnya, efisiensi waktu dan biaya membuat produser lebih memilih menggunakan teknologi AI generatif untuk memproduksi ribuan episode sekaligus demi meraup keuntungan instan. Dari ratusan ribu drama yang rilis di awal tahun, mayoritas kini diproduksi tanpa melibatkan aktor manusia.
Berdasarkan data kuartal pertama tahun 2026, sekitar 122.000 dari total 128.000 drama mikro yang dirilis di China diproduksi menggunakan AI. Angka fantastis ini membuktikan betapa cepatnya lanskap industri hiburan bergeser dan mengancam mata pencaharian aktor konvensional. Xu Peng menjadi salah satu korban nyata dari efisiensi teknologi yang tak terbendung ini.
Tetap Tegar dan Memilih Jalan Jujur
Meskipun harus kehilangan karier gemilangnya, Xu Peng tidak merasa malu untuk kembali ke kampung halaman dan membantu kakeknya di pasar. Setiap hari, ia mengendarai mobil listrik keluarga untuk mengangkut sayur-sayuran segar hasil panen. Baginya, pekerjaan apa pun layak dilakukan asalkan halal dan dikerjakan dengan penuh kerja keras.
Sikap rendah hati mantan aktor ini langsung memicu simpati dan pujian luas dari netizen di media sosial setelah foto-fotonya viral. Banyak penggemar setianya bahkan sengaja datang ke pasar lokal tempatnya berjualan hanya untuk memberikan dukungan moral secara langsung. Kisah Xu Peng menjadi pengingat berharga tentang ketangguhan mental dalam menghadapi disrupsi teknologi di era modern.