Uptodai.com - Obsesi mendapatkan konten viral di media sosial kembali memakan korban. Kali ini, seorang turis China selfie macan tutul di sebuah resor ski, sebuah tindakan nekat yang berakhir dengan insiden penyerangan tragis.

Wanita tersebut dilaporkan mengalami luka serius di wajahnya setelah diterkam oleh macan tutul salju. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video yang kemudian menyebar luas di berbagai platform, memicu kecaman keras dari publik.

Mengabaikan Peringatan dan Masuk Zona Terlarang

Insiden bermula ketika wisatawan tersebut sedang dalam perjalanan kembali menuju penginapannya. Di tengah kawasan bersalju yang tebal, ia melihat seekor macan tutul salju (snow leopard) berkeliaran.

Alih-alih menjauh, turis tersebut justru terdorong untuk mendekati hewan buas itu demi mendapatkan foto yang unik. Laporan menyebutkan bahwa ia sengaja mengabaikan rambu-rambu peringatan yang jelas melarang pengunjung memasuki zona tersebut.

Ia bahkan nekat masuk ke area bersalju yang berbahaya, hanya untuk berjarak sekitar tiga meter dari macan tutul tersebut. Tujuannya hanya satu: mengambil foto selfie dari jarak super dekat.

Detik-detik Mengerikan Serangan Macan Tutul Salju

Tindakan provokatif turis tersebut, ditambah dengan jarak yang terlalu dekat, memicu reaksi alamiah dari satwa liar. Macan tutul salju yang merasa terancam seketika menerkam dan menyerang wanita itu.

Video amatir yang merekam kejadian tersebut memperlihatkan momen mengerikan saat turis wanita itu terbaring di bawah cengkeraman macan tutul. Darah terlihat menetes di bagian tangan dan pakaiannya, sementara wajahnya dikabarkan mengalami luka gigitan yang parah.

Kondisi korban yang babak belur membuat pengunjung lain panik dan berusaha mencari cara untuk menyelamatkannya. Beruntung, seorang instruktur ski yang berada di lokasi segera bertindak cepat.

Instruktur tersebut menggunakan tongkat ski miliknya sebagai alat untuk mengusir macan tutul. Upaya heroik ini berhasil membuat hewan buas itu menjauh, memungkinkan beberapa orang membopong korban keluar dari lokasi berbahaya.

Kondisi Korban dan Kecaman Publik

Setelah diselamatkan, korban segera dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa kondisi turis tersebut saat ini sudah stabil, meskipun ia menderita luka serius di area wajah.

Insiden ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet melayangkan kecaman pedas terhadap perilaku turis yang dianggap ceroboh dan tidak bertanggung jawab.

Netizen menilai bahwa obsesi terhadap konten media sosial telah membuat banyak orang mengabaikan akal sehat dan keselamatan diri. Mereka menekankan pentingnya menghormati batas wilayah satwa liar, terutama yang memiliki potensi bahaya tinggi.

Komentar pedas salah satu warganet berbunyi, “Generasi pencinta selfie perlu sadar diri dan mengerti batas. Hewan liar bukanlah properti untuk konten media sosial Anda.” Kejadian ini menjadi pengingat keras akan bahaya selfie dengan hewan liar dan risiko fatal yang mengintai di baliknya.