Penyebab Mengantuk Setelah Makan Opor dan Rendang Menurut Dokter
Uptodai.com - Banyak orang mencari tahu apa sebenarnya penyebab mengantuk setelah makan opor dan rendang yang kerap muncul saat momen hari raya atau acara keluarga. Fenomena ini biasanya ditandai dengan rasa malas bergerak dan keinginan kuat untuk segera memejamkan mata setelah menyantap hidangan bersantan.
Kondisi tubuh yang terasa berat ini sering kali dianggap wajar, padahal ada penjelasan medis yang cukup kompleks di baliknya. Aliran darah yang biasanya menyebar ke seluruh tubuh mendadak terpusat pada area tertentu setelah porsi makan besar masuk ke perut.
Mengenal Fenomena Food Coma Akibat Hidangan Bersantan
Kondisi mengantuk hebat setelah makan dalam porsi besar secara medis sering disebut sebagai food coma atau postprandial somnolence. Dokter spesialis gizi klinik, dr Raissa E Djuanda, SpGK AIFO-K FINEM, menjelaskan bahwa menu seperti opor ayam dan rendang memiliki karakteristik khusus.
Kedua hidangan favorit masyarakat Indonesia ini mengandung kadar lemak dan kalori yang sangat tinggi. Kandungan lemak yang pekat membutuhkan waktu pengolahan yang jauh lebih lama di dalam sistem pencernaan manusia.
Proses pencernaan yang berat ini memaksa tubuh untuk mengalihkan sebagian besar aliran darah menuju lambung dan usus. Akibatnya, pasokan oksigen dan darah ke otak serta otot sedikit berkurang, sehingga memicu rasa lemas dan kantuk.
Mekanisme Hormon yang Memicu Rasa Kantuk
Selain faktor aliran darah, lonjakan hormon juga menjadi alasan ngantuk usai santap rendang dalam jumlah banyak. Saat perut terisi penuh oleh makanan padat energi, tubuh akan melepaskan hormon-hormon tertentu yang memberikan sinyal kenyang.
Peningkatan hormon ini ternyata berbanding lurus dengan munculnya rasa kantuk dan perasaan malas untuk beraktivitas. Tubuh secara alami memberikan instruksi untuk beristirahat agar energi bisa difokuskan sepenuhnya pada proses metabolisme makanan.
Kondisi ini akan semakin parah jika hidangan bersantan tersebut disantap bersama nasi dalam porsi yang berlebihan. Karbohidrat sederhana dari nasi putih dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, yang kemudian diikuti oleh penurunan energi secara mendadak.
Tips Mengatasi Food Coma dan Rasa Malas Gerak
Untuk menghindari kondisi yang tidak nyaman ini, dr Raissa memberikan panduan mengenai cara mengatasi food coma yang efektif. Kunci utamanya terletak pada pengendalian diri dan pengaturan porsi makan yang lebih bijak.
Sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori secara perlahan dengan porsi yang kecil. Anda bisa menerapkan pola makan dengan frekuensi yang lebih sering namun dalam jumlah yang terbatas untuk meringankan kerja pencernaan.
Masyarakat juga dihimbau untuk tidak melakukan aksi “balas dendam” saat melihat meja makan penuh dengan hidangan lezat. Mengonsumsi serat dari sayuran sebelum menyantap opor atau rendang juga bisa menjadi tips menghindari kantuk setelah makan yang cukup ampuh.
Dengan menjaga pola makan yang seimbang, Anda tetap bisa menikmati kelezatan kuliner tradisional tanpa harus merasa terbebani oleh rasa kantuk yang mengganggu produktivitas. Pastikan pula untuk tetap menghidrasi tubuh dengan air putih yang cukup guna membantu proses metabolisme.