Uptodai.com - Alcacer do Sal, sebuah kota bersejarah di Portugal, baru-baru ini lumpuh total setelah diterjang banjir besar Alcacer do Sal yang mencapai ketinggian pinggang orang dewasa. Bencana ini merupakan puncak dari amukan dua badai berturut-turut, yakni Badai Kristin dan Badai Leo, yang memicu luapan masif dari Sungai Sado.

Air bah yang datang tiba-tiba ini telah mengubah jalanan kota menjadi sungai berlumpur yang mengancam keselamatan warga dan menghancurkan infrastruktur lokal. Peristiwa dramatis ini terjadi pada Rabu (4/2/2026) waktu setempat, meninggalkan potret petaka yang belum pernah disaksikan warga setempat selama beberapa dekade terakhir.

Kota Terendam dan Kerugian Bisnis yang Signifikan

Sejumlah foto yang beredar memperlihatkan warga harus berjuang berjalan menembus derasnya arus air yang melumpuhkan hampir seluruh bagian bawah kota. Kedalaman air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat aktivitas sehari-hari terhenti total, memaksa penduduk lokal mencari jalur alternatif yang lebih tinggi.

Area bisnis, terutama restoran dan kafe yang berada di tepi sungai, menjadi korban utama dari bencana ini. Perabotan luar ruangan mereka kini sepenuhnya tenggelam, menyebabkan kerugian materi yang signifikan bagi para pemilik usaha kecil.

Tak hanya itu, tumpukan karung pasir terlihat berjajar di depan pintu masuk rumah dan toko-toko sebagai upaya darurat. Langkah pencegahan ini dilakukan warga untuk menahan laju air yang terus mendesak masuk ke dalam bangunan komersial maupun hunian pribadi.

Maria Cadacha, salah seorang warga setempat, mengungkapkan keterkejutannya atas situasi yang ia gambarkan sebagai “tidak nyata.” Ia mengaku belum pernah menyaksikan banjir besar Alcacer do Sal separah ini sepanjang hidupnya, menyoroti skala kerusakan yang terjadi pada properti dan mata pencaharian masyarakat.

Otoritas Pantau Evakuasi dan Peringatan Banjir Meluas

Walikota Alcacer do Sal, Clarisse Campos, mengonfirmasi bahwa banjir telah menenggelamkan sebagian besar area tepi sungai yang merupakan jantung kota. Pihaknya kini fokus utama pada keselamatan warga dan terus memantau kondisi secara ketat.

Pemerintah daerah tengah menilai kemungkinan dilakukannya evakuasi segera jika level air terus meningkat tanpa terkendali. Koordinasi dengan tim darurat terus dilakukan untuk memastikan respons cepat terhadap potensi situasi darurat.

Akibat tekanan dari Badai Kristin dan Leo yang membawa curah hujan ekstrem, Portugal secara nasional meningkatkan tingkat kewaspadaan hingga setidaknya Jumat (6/2/2026). Otoritas setempat mengeluarkan peringatan keras mengenai risiko tinggi luapan air di beberapa sungai utama lainnya.

Beberapa sungai yang berada dalam pantauan ketat termasuk Vouga, Agueda, Mondego, Lis, Tejo, dan Sorraia. Peningkatan risiko ini menunjukkan bahwa ancaman banjir tidak hanya terbatas pada Alcacer do Sal, melainkan potensi bencana yang lebih luas di seluruh wilayah Portugal. Masyarakat diimbau untuk mengikuti semua instruksi darurat yang dikeluarkan pemerintah demi keselamatan bersama.