Uptodai.com - Kualitas keamanan mata uang Rupiah kini mendapatkan pengakuan internasional sebagai salah satu instrumen pembayaran yang paling sulit dipalsukan di dunia. Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa inovasi teknologi yang tertanam dalam uang kertas nasional telah menempatkan Indonesia di posisi unggul dalam standar keamanan global.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, mengungkapkan bahwa pengembangan teknologi pengamanan uang Rupiah membuat mata uang kita sangat sulit ditiru oleh oknum kriminal. Sinergi erat antara penguatan teknologi dan desain memastikan setiap lembar uang mudah dikenali oleh masyarakat awam namun mustahil dipalsukan dengan sempurna.

Peringkat Dua Dunia dalam Fitur Keamanan

Pencapaian ini bukan sekadar klaim sepihak, melainkan berdasarkan pengakuan resmi dari International Association of Currency Affairs (IACA). Uang Rupiah pecahan Rp 50.000 Tahun Emisi (TE) 2022 berhasil meraih peringkat kedua sebagai uang kertas paling aman di dunia pada November 2024.

Ricky menjelaskan bahwa pengakuan internasional ini membuktikan kualitas uang Indonesia tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya. Keberhasilan tersebut menjadi afirmasi nyata bahwa sistem pertahanan mata uang kita sangat solid dalam menghadapi ancaman kejahatan pemalsuan uang.

Keunggulan utama dari pecahan tersebut terletak pada integrasi 17 unsur pengamanan yang sangat kompleks dan canggih. Fitur-fitur ini dirancang sedemikian rupa sehingga kualitas uang palsu yang beredar saat ini terpantau berada pada level yang sangat rendah.

Rahasia 17 Unsur Pengamanan Canggih

Masyarakat kini dapat dengan mudah mengidentifikasi keaslian uang melalui metode sederhana yang terus dikampanyekan BI, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang (3D). Bank Indonesia terus mendorong gerakan cinta, paham, dan bangga Rupiah agar kesadaran publik terhadap keaslian uang semakin meningkat.

Berdasarkan penelitian terbaru dari Bank Indonesia, kualitas uang palsu yang ditemukan di lapangan saat ini memiliki tingkat kemiripan yang sangat minim. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi pengaman yang digunakan BI sudah sangat jauh melampaui kemampuan para pemalsu uang.

Sebelumnya, seluruh seri Uang Rupiah Tahun Emisi 2022 yang terdiri dari tujuh pecahan juga telah dinobatkan sebagai seri uang kertas baru terbaik. Penghargaan bergengsi Best New Banknote Series ini diberikan pada ajang Currency Award ke-17 yang berlangsung di Meksiko.

Prestasi Internasional di Ajang IACA Currency Award

Dalam kompetisi tersebut, Indonesia berhasil menyisihkan empat finalis kuat lainnya, yakni bank sentral dari Costa Rica, Meksiko, Filipina, dan Bahamas. Para juri memberikan penilaian tinggi pada aspek inovasi fitur keamanan serta estetika desain yang sangat kental dengan budaya lokal.

Kriteria penilaian pemenang juga mencakup efektivitas integrasi unsur sejarah dengan konten lokal yang berkaitan erat dengan identitas negara penerbit. Rupiah dinilai sukses menggabungkan teknologi keamanan tingkat tinggi dengan tampilan visual yang indah dan penuh makna filosofis.

Keberhasilan ini merupakan kelanjutan dari pencapaian sebelumnya yang diraih oleh Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. Konsistensi Bank Indonesia dalam meningkatkan standar kualitas uang kertas terus mendapatkan apresiasi positif dari para ahli mata uang dunia.

Imbauan BI untuk Merawat Uang Rupiah

Meskipun memiliki sistem keamanan tingkat tinggi, Bank Indonesia tetap mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi fisik uang kertas. Perawatan yang baik sangat penting agar fitur keamanan tetap berfungsi optimal saat dilakukan pengecekan manual maupun menggunakan mesin.

BI kembali mengingatkan kampanye ‘5 Jangan’ dalam memperlakukan uang Rupiah agar tidak cepat rusak dan tetap layak edar. Masyarakat dilarang melipat, mencoret, menstaples, meremas, hingga membasahi uang kertas karena tindakan tersebut dapat merusak serat kertas dan fitur pengamannya.

Dengan menjaga kondisi fisik uang, masyarakat turut membantu mempercepat proses identifikasi keaslian uang di tengah peredaran. Langkah sederhana ini merupakan bentuk nyata dukungan warga negara dalam menjaga kedaulatan dan kehormatan simbol negara melalui mata uang Rupiah.