Uptodai.com - Peristiwa kebakaran Bandara Wellington yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) malam waktu setempat sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan calon penumpang. Insiden ini memaksa otoritas setempat segera mengevakuasi terminal utama guna menghindari timbulnya korban jiwa. Beruntung, kesigapan petugas pemadam kebakaran membuat kobaran api di dermaga barat daya tersebut berhasil dikendalikan dengan cepat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selandia Baru (FENZ) melaporkan bahwa panggilan darurat pertama kali diterima sekitar pukul 19.15 waktu setempat. Tim penyelamat bandara langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melokalisasi titik api agar tidak merembet ke area vital lainnya. Terminal barat daya yang menjadi pusat kebakaran merupakan salah satu area tersibuk yang melayani penerbangan domestik dan internasional di ibu kota.

Akibat insiden darurat ini, maskapai nasional Air New Zealand terpaksa menangguhkan seluruh jadwal penerbangan masuk dan keluar dari Wellington. Langkah preventif ini diambil demi keselamatan penumpang mengingat asap tebal sempat membubung tinggi di sekitar landasan pacu. Beberapa pesawat yang tengah mengudara bahkan harus dialihkan ke bandara terdekat seperti Palmerston North dan Christchurch.

Dampak Signifikan pada Transportasi Udara Selandia Baru

Bandara Wellington dikenal sebagai salah satu gerbang udara paling strategis namun menantang di Selandia Baru karena faktor angin kencang yang sering melanda wilayah tersebut. Gangguan operasional akibat kebakaran ini diprediksi akan menimbulkan efek domino pada jadwal penerbangan nasional hingga beberapa hari ke depan. Pihak manajemen bandara kini tengah bekerja keras bersama maskapai mitra untuk mengatur ulang jadwal keberangkatan ribuan penumpang yang telantar.

Penyelidikan Penyebab Kebakaran Mulai Dilakukan

Meskipun situasi kini telah dinyatakan aman dan kondusif, penyebab pasti munculnya api masih menjadi tanda tanya besar dan sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa menegangkan ini. Pihak bandara mengonfirmasi bahwa operasional akan diupayakan kembali normal secara bertahap, namun penumpang tetap diimbau memeriksa status penerbangan mereka secara berkala.