Light Up The Dream Beri Sambungan Listrik Gratis 2.533 Keluarga
Uptodai.com - Program sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera melalui inisiatif Light Up The Dream kembali menyentuh ribuan rumah tangga di berbagai pelosok Indonesia. Sebanyak 2.533 keluarga kini dapat menikmati aliran listrik secara mandiri tanpa harus bergantung pada tetangga atau kerabat lagi.
Langkah nyata ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah berjalan sejak tahun 2020 silam. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 44.317 keluarga prasejahtera di seluruh penjuru negeri telah merasakan manfaat dari penyambungan listrik tanpa biaya tersebut.
Harapan Baru bagi Warga di Bulan Ramadan
Kehadiran listrik mandiri membawa kebahagiaan mendalam bagi para penerima manfaat, salah satunya adalah Titin, warga Kota Banjarmasin. Dirinya mengaku sangat terbantu karena kini bisa menjalankan aktivitas rumah tangga dengan lebih mudah dan efisien.
Titin mengungkapkan bahwa selama ini ia harus menumpang aliran listrik dari tetangga untuk sekadar mencuci atau menggosok pakaian. Momentum Ramadan tahun ini terasa jauh lebih istimewa karena ia tidak lagi merasa terbebani dengan keterbatasan akses energi di rumahnya sendiri.
Senada dengan Titin, Ami yang merupakan warga Desa Kertaraharja, Kabupaten Ciamis, juga merasakan dampak positif yang serupa. Baginya, memiliki kWh meter sendiri di rumah adalah impian yang akhirnya menjadi kenyataan setelah sekian lama menunggu kepastian.
Ami merasa sangat bersyukur karena bantuan ini datang tepat di saat keluarganya sangat membutuhkan penerangan yang stabil untuk ibadah di bulan suci. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN yang telah mewujudkan harapan keluarganya untuk hidup lebih layak.
Mendorong Roda Ekonomi dan Kualitas Pendidikan
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memberikan pandangannya saat menghadiri seremoni penyalaan listrik serentak di Bandar Lampung. Menurutnya, program sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera ini memiliki dimensi yang sangat luas bagi pembangunan daerah.
Jihan menekankan bahwa listrik bukan hanya berfungsi sebagai alat penerangan di malam hari, melainkan juga sebagai motor penggerak ekonomi mikro. Dengan adanya akses energi, masyarakat bisa membuka usaha kecil di rumah atau melakukan aktivitas produktif lainnya yang meningkatkan pendapatan.
Selain itu, aspek pendidikan anak-anak juga menjadi perhatian utama dalam penyediaan akses listrik ini. Kehadiran cahaya yang memadai di rumah memungkinkan anak-anak belajar dengan lebih nyaman, sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah dapat terus meningkat.
Apresiasi juga datang dari Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, yang melihat program ini sebagai pemantik semangat bagi pemerintah daerah. Ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan PLN guna memastikan seluruh warga di wilayahnya mendapatkan hak akses energi yang setara.
Inisiatif Mulia Berbasis Donasi Pegawai
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menjelaskan bahwa Light Up The Dream adalah bentuk nyata kepedulian insan PLN. Program ini menjadi istimewa karena pendanaannya berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN di seluruh Indonesia.
Melalui semangat berbagi, para karyawan PLN menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa dedikasi PLN tidak hanya sebatas pada pelayanan teknis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
Yusuf Didi berharap bantuan instalasi listrik cuma-cuma ini dapat menghadirkan optimisme baru bagi keluarga-keluarga penerima manfaat. Dengan listrik yang menyala, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan kesenjangan akses energi di Indonesia dapat terus diminimalisir.