Harta Karun Eks Hotel Sultan Dipindahkan ke Cikarang
Uptodai.com - Proses pemindahan barang eks Hotel Sultan kini resmi dimulai setelah kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) tersebut diambil alih oleh negara. Pusat Pengelolaan Kawasan Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengonfirmasi bahwa seluruh aset non-permanen akan segera diangkut. Barang-barang berharga tersebut nantinya akan disimpan di sebuah gudang khusus yang berlokasi di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat.
Di antara ribuan aset yang diangkut, terdapat enam unit grand piano mewah yang kerap disebut sebagai “harta karun” dari hotel legendaris tersebut. PPKGBK menggandeng vendor resmi, salah satunya Yamaha, untuk melakukan proses pembongkaran instrumen mahal ini secara hati-hati. Langkah ini diambil guna memastikan alat musik bernilai tinggi tersebut tidak mengalami kerusakan selama proses mobilisasi.
Fokus Pengosongan pada Barang Bergerak
Kepala Divisi Akuntansi PPKGBK, Afrizal Prasetyo Hananto, menjelaskan bahwa proses pengangkutan ini hanya menyasar pada barang-barang yang bersifat fixture dan furniture. Aset-aset yang menunjang operasional dasar bangunan, seperti pendingin ruangan (AC) dan lampu utama, dipastikan tetap berada di tempatnya. Hal ini dilakukan agar struktur fisik bangunan bersejarah tersebut tidak terganggu.
Sebagai informasi tambahan, sengketa lahan Blok 15 ini merupakan buntut panjang dari berakhirnya masa berlaku Hak Guna Bangunan (HGB) yang dikelola oleh PT Indobuildco. Hotel legendaris yang dulunya bernama Jakarta Hilton International ini telah berdiri sejak era 1970-an dan menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah nasional. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara kini menegaskan bahwa lahan strategis tersebut sepenuhnya kembali menjadi milik negara demi kepentingan publik.
Target Penyelesaian dan Koordinasi Lalu Lintas
Kuasa hukum PPKGBK, Kharis Sucipto, menargetkan seluruh proses pembersihan dan pengosongan gedung ini dapat rampung dalam waktu satu bulan ke depan. Mengingat volume barang yang sangat besar, tim logistik telah berkoordinasi intensif dengan Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polri. Skema pergerakan truk kontainer juga telah diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kemacetan di sekitar area Senayan.
Proses pengepakan barang dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan tenaga profesional yang memiliki keahlian khusus di bidang pemindahan logistik skala besar. Langkah penertiban ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengamankan aset negara secara tertib dan transparan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Setelah pengosongan selesai, kawasan strategis di jantung Jakarta ini direncanakan akan direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau dan fasilitas penunjang kegiatan olahraga nasional.