Penampakan Pesawat Jatuh Kolombia, Anggota DPR Lokal Tewas
Uptodai.com - Tragedi udara yang menyayat hati terjadi di Kolombia timur laut. Penampakan pesawat jatuh Kolombia di kawasan berhutan dekat Playa de Belén, Santander Utara, pada Rabu (28/1/2026) menyisakan kepingan duka mendalam. Seluruh penumpang dan awak yang berjumlah 15 orang dikonfirmasi tewas dalam insiden nahas ini.
Di antara korban tewas terdapat tokoh politik lokal terkemuka, setara anggota parlemen di Indonesia, yang menambah dimensi kesedihan nasional. Rekaman visual dari lokasi kejadian yang beredar di media sosial menunjukkan serpihan pesawat berserakan luas. Puing-puing tersebut mengindikasikan dampak benturan yang sangat keras di area pegunungan tersebut.
Identitas Korban dan Pesawat Nahas
Pesawat yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah jenis turboprop bermesin ganda Beechcraft 1900. Pesawat tersebut dioperasikan oleh maskapai negara Kolombia, Satena, yang melayani rute-rute domestik.
Penerbangan domestik jarak pendek tersebut berangkat sebelum tengah hari dari Cúcuta, sebuah kota yang berbatasan langsung dengan Venezuela, menuju Ocaña. Rute ini merupakan jalur rutin yang menghubungkan wilayah-wilayah di timur laut Kolombia.
Daftar manifes penerbangan mengonfirmasi bahwa anggota parlemen tewas kecelakaan tersebut adalah Diogenes Quintero. Ia bepergian bersama timnya yang juga menjadi korban. Selain itu, Carlos Salcedo, seorang kandidat Kongres yang akan bertarung dalam pemilu Maret mendatang, juga tercatat berada di dalam pesawat nahas tersebut.
Kronologi Hilang Kontak dan Lokasi Sulit Dijangkau
Pihak maskapai Satena melaporkan bahwa kontrol lalu lintas udara kehilangan jejak pesawat hanya sekitar 12 menit setelah lepas landas. Kehilangan kontak yang begitu cepat mengindikasikan adanya masalah kritis yang terjadi segera setelah pesawat mengudara.
Satena juga mengklarifikasi bahwa suar darurat pesawat (Emergency Locator Transmitter/ELT) tidak aktif. Kondisi ini mempersulit upaya pelacakan awal oleh otoritas penerbangan sipil Kolombia. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kecelakaan tragis tersebut masih belum diungkapkan.
Lokasi jatuhnya pesawat berada di wilayah pegunungan yang terjal dan sulit dijangkau. Area tersebut secara historis juga dikenal sebagai zona operasional kelompok bersenjata ilegal, menambah tantangan besar bagi tim penyelamat yang harus bekerja cepat mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban.
Puing dan Barang Bukti di Lokasi Kejadian
Tim penyelamat gabungan, dibantu oleh warga setempat, segera diterjunkan ke titik koordinat jatuhnya pesawat. Rekaman video yang diambil oleh saksi mata memperlihatkan puing-puing pesawat yang hancur berkeping-keping berserakan di antara pepohonan lebat di kawasan tersebut.
Petugas fokus pada pengumpulan barang-barang pribadi dan tas milik korban sebagai bagian dari proses identifikasi yang dilakukan di tempat. Pemandangan tas-tas yang dikumpulkan di lokasi kecelakaan menjadi saksi bisu betapa cepatnya tragedi ini terjadi.
Kehadiran puing-puing di area yang sulit diakses menuntut kerja ekstra hati-hati. Otoritas memastikan semua bukti terkait kecelakaan dapat diamankan dengan baik untuk kepentingan investigasi lebih lanjut guna mengungkap misteri di balik jatuhnya pesawat Satena ini.