Uptodai.com - Implementasi sistem Coretax pajak kini mulai menunjukkan hasil positif yang signifikan terhadap tingkat kepatuhan serta kualitas pelaporan wajib pajak di Indonesia. Purbaya Yudhi Sadewa memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini dalam agenda rilis APBN KITA yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026). Ia menilai transformasi digital di tubuh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tersebut telah berjalan sesuai jalur yang diharapkan.

Dalam pemaparannya, Purbaya mengungkapkan bahwa jumlah pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan pajak saat ini telah menembus angka 13 juta wajib pajak. Dari total tersebut, sebanyak 10 juta di antaranya merupakan wajib pajak orang pribadi yang menunjukkan tren pertumbuhan luar biasa. Data ini menjadi indikator kuat bahwa kesadaran pajak masyarakat semakin meningkat seiring kemudahan sistem yang ditawarkan.

Purbaya mencatat bahwa pelaporan dari kategori orang pribadi mengalami lonjakan hingga 83 persen dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini mencerminkan dampak positif dari penggunaan sistem Coretax yang mempermudah proses administrasi perpajakan bagi masyarakat luas. Meskipun sistem ini masih memiliki beberapa kelemahan kecil, progres yang ditunjukkan dianggap sangat menjanjikan bagi masa depan fiskal negara.

Apresiasi dan Kelakar Bonus untuk Dirjen Pajak

Melihat capaian yang menggembirakan tersebut, Purbaya melontarkan pernyataan menarik yang memicu tawa para pegawai Kementerian Keuangan dan awak media. Ia secara terbuka mengusulkan agar Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, diberikan penghargaan khusus atas kerja kerasnya. Purbaya menilai keberhasilan transisi teknologi ini tidak lepas dari kepemimpinan yang kuat di internal DJP.

“Jadi Pak Bimo boleh dikasih bonus sedikit lah,” cetus Purbaya yang disambut gelak tawa di ruangan tersebut. Meski disampaikan dengan nada bercanda, pernyataan ini menegaskan pengakuan otoritas terhadap keberhasilan pembaruan sistem perpajakan. Purbaya meyakini bahwa penyempurnaan Coretax secara berkelanjutan akan memberikan dampak yang jauh lebih besar terhadap total penerimaan negara di masa depan.

Keyakinan ini didasari pada efisiensi yang tercipta melalui digitalisasi yang mampu meminimalisir celah kebocoran pajak. Dengan sistem yang lebih transparan, pengawasan terhadap potensi pendapatan fiskal Indonesia menjadi lebih akurat dan terukur. Hal ini diharapkan dapat memperkuat struktur APBN dalam jangka panjang untuk mendukung berbagai program pembangunan pemerintah.

Kualitas Pelaporan SPT yang Semakin Meningkat

Menanggapi apresiasi tersebut, Dirjen Pajak Bimo Wijayanto mengakui bahwa secara kuantitas memang terdapat sedikit penurunan dalam jumlah total pelaporan SPT tertentu. Namun, ia menegaskan bahwa penurunan tersebut merupakan bagian dari strategi penyederhanaan birokrasi melalui fitur baru. Salah satu faktor utamanya adalah penggabungan pelaporan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) antara suami dan istri.

Bimo menjelaskan bahwa dalam sistem Coretax yang baru, keluarga kini dipandang sebagai satu kesatuan unit ekonomi atau family unit. Kebijakan ini memungkinkan pasangan suami istri cukup menyampaikan satu SPT saja untuk melaporkan seluruh penghasilan keluarga mereka. Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak agar tidak terbebani oleh urusan administrasi yang berulang.

Selain faktor penggabungan NPWP keluarga, adanya kebijakan relaksasi pelaporan bagi Wajib Pajak Badan juga turut memengaruhi statistik jumlah pelaporan secara keseluruhan. Meski demikian, Bimo menekankan bahwa kualitas dari SPT yang masuk justru mengalami peningkatan yang sangat tajam. Hal ini terlihat dari banyaknya laporan yang berstatus kurang bayar, yang berarti potensi penerimaan negara justru lebih optimal.

Peningkatan kualitas pelaporan ini menjadi bukti bahwa sistem Coretax mampu mendeteksi kewajiban pajak dengan lebih presisi dan mendalam. Wajib pajak kini lebih jujur dalam melaporkan kondisi keuangan mereka berkat integrasi data yang lebih baik di dalam sistem tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi agar sistem ini semakin sempurna dan ramah bagi seluruh pengguna di Indonesia.