PTPP Bangun Hunian Sementara, Akselerasi Pemulihan di Sumatra & Aceh
Uptodai.com - Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh menuntut respons cepat dari berbagai pihak. Dalam upaya mendukung penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur, PT PP (Persero) Tbk menunjukkan komitmennya melalui aksi nyata di lapangan. PTPP bangun hunian sementara (huntara) serta melakukan berbagai intervensi vital lainnya demi memastikan keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.
Langkah korporasi konstruksi pelat merah ini selaras dengan arahan pemerintah pusat. Pemerintah terus berkoordinasi intensif dengan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) untuk mendorong akselerasi pemulihan di wilayah yang mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor tersebut.
Fokus Utama PTPP: Menjaga Akses dan Keselamatan Warga
Prinsip utama yang dipegang teguh PTPP dalam setiap aksi kemanusiaannya adalah menjaga keselamatan warga sekaligus memulihkan akses vital masyarakat secepat dan seaman mungkin. Selain pembangunan huntara, PTPP juga aktif menyalurkan bantuan bahan pokok, makanan siap saji, dan air bersih ke lokasi terdampak.
Tak hanya itu, upaya pemulihan infrastruktur juga dilakukan secara masif. PTPP turut serta dalam pembukaan akses jalan yang tertutup, pembersihan puing-puing, hingga perbaikan fasilitas umum (fasum) yang rusak berat.
Kolaborasi Cepat Tanggap Membangun Hunian Sementara
Salah satu inisiatif terbesar PTPP adalah kolaborasi strategis dengan Danantara dan BP BUMN dalam membangun hunian sementara tanggap darurat di Kabupaten Aceh Tamiang. Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari pertemuan tingkat tinggi yang dipimpin oleh Sekretaris Kabinet.
Rapat tersebut, yang dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, menekankan pentingnya pembangunan hunian bagi korban bencana Sumatra. PTPP ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan secara cepat, terukur, dan sesuai dengan standar keselamatan konstruksi yang ketat.
Secara keseluruhan, Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit huntara di wilayah terdampak dalam tiga bulan ke depan. PTPP mengambil peran signifikan dalam target tersebut, dengan menggarap total 1.200 unit hunian sementara, yang terbagi rata di Aceh Tamiang (600 unit) dan Aceh Utara (600 unit).
Fasilitas Lengkap untuk Kebutuhan Dasar Penghuni
Unit hunian yang dibangun PTPP menggunakan sistem panggung, dirancang khusus untuk menghadapi potensi banjir di masa mendatang. Fasilitas pendukung yang disediakan pun terbilang lengkap, memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan nyaman selama masa transisi pemulihan.
Fasilitas tersebut meliputi Mandi, Cuci, Kakus (MCK) komunal, tandon air bersih, mushola, tempat wudhu, area cuci, serta infrastruktur pendukung kawasan seperti jalan pedestrian, drainase, dan sistem Mekanikal Elektrikal Plumbing (MEP).
Di Aceh Tamiang, PTPP fokus menggarap 94 unit hunian sementara. Hingga saat ini, 30 unit telah tuntas sepenuhnya, sementara 64 unit sisanya ditargetkan rampung secara bertahap pada 8 Januari 2026.
Kecepatan pembangunan ini menunjukkan komitmen Danantara dan BP BUMN dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana. Upaya ini memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal sementara yang layak, sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih terorganisir.
Corporate Secretary PTPP, Jok…