Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang bagi para pengendara motor setelah harga Pertamax naik secara signifikan per 10 Juni. PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga untuk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia. Kenaikan yang menyentuh angka hampir Rp4.000 per liter ini tentu langsung berdampak pada pengeluaran harian para komuter. Terutama bagi pemilik motor matik bongsor yang membutuhkan asupan bahan bakar berkualitas tinggi secara rutin.

Bagi pemilik Honda PCX 160, bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam saat mengisi bahan bakar di SPBU. Motor skutik premium keluaran Astra Honda Motor (AHM) ini memiliki kapasitas tangki bensin sebesar 8,1 liter. Dengan tarif baru Rp16.250 per liter, pengisian dari kondisi kosong hingga penuh kini menyentuh angka Rp131.625. Sebelumnya, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp99.630 untuk mendapatkan kapasitas tangki yang sama.

Nasib serupa juga harus dirasakan oleh para pengguna setia Yamaha NMax generasi terbaru. Skutik bongsor andalan pabrikan berlogo garpu tala ini dibekali dengan tangki bahan bakar berkapasitas 7,1 liter. Jika sebelumnya pengisian penuh hanya membutuhkan dana Rp87.330, kini pemiliknya wajib menyiapkan uang sebesar Rp115.375. Selisih pengeluaran yang mencapai hampir Rp30.000 ini tentu sangat terasa untuk mobilitas harian yang tinggi.

Mengapa NMax dan PCX Harus Menggunakan Pertamax?

Banyak pengguna yang mungkin bertanya-tanya apakah mereka bisa beralih ke bahan bakar dengan oktan lebih rendah seperti Pertalite. Namun, langkah ini sangat tidak direkomendasikan karena spesifikasi mesin kedua motor ini memiliki rasio kompresi yang tinggi. Honda PCX 160 tercatat memiliki kompresi mesin sebesar 12:1, sedangkan Yamaha NMax baru berada di angka 11,6:1. Mesin dengan kompresi setinggi ini membutuhkan bahan bakar minimal RON 92 agar tidak mengalami gejala knocking atau mesin menggelitik.

Menggunakan BBM dengan oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan justru berisiko merusak komponen mesin dalam jangka panjang. Selain performa motor yang menurun drastis, kerak pada ruang bakar juga akan lebih cepat menumpuk dan memicu kerusakan fatal. Oleh karena itu, tetap menggunakan Pertamax adalah pilihan paling bijak demi menjaga keawetan mesin kendaraan kesayangan Anda. Sebagai solusi, pengendara disarankan untuk menerapkan teknik berkendara hemat bahan bakar atau eco-riding guna menyiasati lonjakan biaya ini.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru

Selain Pertamax, beberapa jenis bahan bakar nonsubsidi lainnya juga mengalami penyesuaian harga yang bervariasi. Sebagai contoh, Pertamax Green 95 kini dibanderol seharga Rp17.000 per liter dari yang sebelumnya hanya Rp12.900 per liter. Sementara itu, untuk varian bahan bakar diesel seperti Dexlite berada di angka Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex menyentuh Rp24.800 per liter. Pengendara diharapkan selalu memperbarui informasi harga BBM ini agar dapat merencanakan anggaran transportasi bulanan dengan lebih matang.