Uptodai.com - Kinerja Ekspor Wuling Mobil Listrik mencatatkan capaian luar biasa sepanjang tahun 2025, menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi strategis bagi pasar global. Produsen otomotif asal China ini berhasil menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat solid, didorong oleh permintaan tinggi terhadap lini kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV).

Sepanjang tahun 2025, total unit kendaraan yang dikirimkan Wuling ke berbagai negara tujuan mencapai 2.411 unit. Angka ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan capaian ekspor pada tahun 2024 yang hanya tercatat sebanyak 1.101 unit, menunjukkan kepercayaan pasar internasional yang semakin kuat terhadap produk rakitan dalam negeri.

Secara akumulatif, sejak pertama kali memulai aktivitas ekspor pada tahun 2019 hingga akhir 2025, Wuling telah mengirimkan total 8.440 unit kendaraan ke mancanegara. Konsistensi ini membuktikan bahwa strategi Wuling dalam memanfaatkan fasilitas manufaktur di Indonesia berjalan efektif untuk menjangkau pasar di tiga benua.

Mobil Listrik Jadi Tulang Punggung Utama Ekspor Wuling

Lonjakan signifikan dalam kinerja ekspor Wuling tahun 2025 tidak terlepas dari peran dominan lini kendaraan ramah lingkungan. Model mobil listrik menjadi kontributor terbesar, menandakan pergeseran preferensi pasar global menuju mobilitas berkelanjutan.

Dari total pengiriman yang ada, model BinguoEV tampil sebagai bintang utama dengan menyumbang kontribusi sebesar 52 persen. Disusul kemudian oleh model SUV andalan, Almaz, yang berkontribusi 19 persen, serta Cloud EV yang memberikan sumbangan sebesar 11 persen.

Meskipun lini EV mendominasi, Wuling tetap menunjukkan fleksibilitas produk dengan mengekspor total 10 model kendaraan yang berbeda segmen. Beberapa model lain yang turut dikirimkan meliputi Air ev, Mitra EV, Darion, Alvez, Cortez, Confero, hingga Formo, menunjukkan kemampuan Wuling dalam memenuhi kebutuhan pasar yang beragam, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial ringan.

Ekspansi Jaringan dan Dominasi Pasar Asia

Pada tahun 2025, jaringan ekspor Wuling telah menjangkau 16 negara tujuan yang tersebar luas, meliputi kawasan Asia, Afrika, hingga Pasifik. Negara-negara ini mencakup Thailand, Sri Lanka, Brunei, Bangladesh, Hongkong, Malaysia, Pakistan, Papua Nugini, hingga Kenya dan Zambia di Afrika.

Secara geografis, kawasan Asia tetap menjadi pasar paling vital dan menyerap volume ekspor terbesar. Thailand memimpin daftar negara tujuan ekspor dengan kontribusi mencapai 30 persen dari total unit yang dikirimkan.

Di bawah Thailand, Sri Lanka menjadi pasar terbesar kedua dengan kontribusi 24 persen, disusul Brunei 20 persen, Bangladesh 11 persen, dan Hongkong 9 persen. Dominasi kuat di kawasan Asia Tenggara dan Selatan ini menunjukkan penerimaan yang sangat positif terhadap kualitas dan harga produk Wuling.

Wuling Darion Mulai Masuk Kancah Global

Tahun 2025 juga menjadi periode penting bagi Wuling Darion, salah satu model terbaru yang mulai diperkenalkan ke pasar ekspor. Langkah ini menjadi penanda dimulainya ekspansi global untuk model Darion.

Model terbaru ini secara resmi diperkenalkan ke pasar internasional melalui peluncuran perdananya di Hong Kong pada Desember 2025. Perkenalan Darion ini diharapkan mampu menambah variasi produk Wuling yang diekspor dan memperkuat daya saing mereka di segmen kendaraan penumpang modern.

Senior Brand Communication Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, menegaskan bahwa pencapaian ekspor yang positif ini merupakan buah dari fokus perusahaan pada kendaraan listrik. Ia menjelaskan bahwa lini produk mobil listrik Wuling menjadi kontribusi terbesar dari pencapaian ekspor kali ini, sekaligus menggarisbawahi komitmen Wuling terhadap masa depan mobilitas hijau.