Resmi Meluncur, Toyota Luncurkan Pixis Van Listrik Jangkauan 257 Km
Uptodai.com - Toyota Motor Corporation kembali memperkuat komitmennya dalam elektrifikasi kendaraan niaga ringan. Langkah terbaru ini ditandai dengan pengumuman resmi bahwa Toyota Luncurkan Pixis Van Listrik versi Battery Electric Vehicle (BEV) di pasar domestik Jepang.
Kendaraan jenis kei car komersial ini mulai dipasarkan pada 2 Februari 2026 dan dirancang secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian para pelaku bisnis. Fokus utamanya adalah mendukung sektor logistik jarak pendek, menawarkan solusi pengiriman yang efisien dan ramah lingkungan di tengah kepadatan perkotaan.
Strategi Elektrifikasi Segmen Kei Car
Pixis Van BEV tetap mempertahankan keunggulan desain aslinya, yakni kapasitas kargo yang maksimal serta kemudahan akses bongkar muat barang. Namun, Toyota kini menyematkan sistem penggerak listrik yang menjanjikan pengalaman berkendara jauh lebih halus, senyap, dan responsif dibandingkan versi mesin konvensional.
Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 257 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh, sebuah angka yang ideal untuk operasional harian tanpa perlu khawatir kehabisan baterai. Kehadiran Pixis Van BEV sangat strategis mengingat kei car komersial saat ini mencakup sekitar 60 persen dari total armada kendaraan niaga di Jepang.
Kolaborasi Tiga Raksasa Otomotif
Pengembangan sistem BEV untuk Pixis Van merupakan hasil kolaborasi erat antara Toyota, Suzuki Motor Corporation, dan Daihatsu Motor Co., Ltd. Kerja sama ini memanfaatkan keahlian masing-masing pihak untuk menciptakan produk yang optimal.
Suzuki dan Daihatsu berperan besar dalam pengembangan platform kei car yang ringkas dan fungsional. Sementara itu, Toyota fokus pada integrasi teknologi elektrifikasi yang andal. Commercial Japan Partnership Technologies Corporation (CJPT) juga turut terlibat dalam tahap perencanaan, memastikan kendaraan ini benar-benar efisien untuk kebutuhan transportasi jarak pendek.
Performa dan Jarak Tempuh Pixis Van Listrik
Dari sisi teknis, Pixis Van BEV mengadopsi sistem e-SMART ELECTRIC BEV yang dirancang untuk menyeimbangkan performa, kenyamanan, dan stabilitas. Sistem ini mengintegrasikan motor listrik ke dalam unit eAxle yang efisien.
Motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 47 kW (sekitar 64 PS) dengan torsi puncak mencapai 126 Nm. Keunggulan torsi instan ini sangat terasa sejak putaran awal, memberikan akselerasi yang kuat dan responsif, bahkan saat kendaraan membawa muatan penuh atau melintasi tanjakan curam.
Konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) yang digunakan memastikan performa stabil dan traksi optimal. Sumber daya utama berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh yang ditempatkan secara cerdas di bawah lantai mobil. Penempatan ini berfungsi ganda, yaitu untuk mengoptimalkan ruang kargo dan sekaligus menurunkan pusat gravitasi kendaraan demi peningkatan kestabilan saat bermanuver.
Desain Fungsional untuk Logistik Perkotaan
Toyota memastikan bahwa elektrifikasi tidak mengorbankan kepraktisan yang menjadi ciri khas Pixis Van. Ruang kargo yang tersedia diklaim setara dengan versi bensin, memungkinkan pelaku usaha mengangkut barang dalam jumlah besar.
Kapasitas angkut maksimum Pixis Van BEV mencapai 350 kg, menjadikannya pilihan tangguh untuk operasional logistik intensif. Selain itu, Toyota juga melakukan penguatan signifikan pada struktur bodi kendaraan.
Untuk menunjang kenyamanan dan kontrol yang lebih baik saat membawa beban berat, Toyota mengadopsi suspensi belakang jenis rigid-axle trailing-link yang baru. Hasilnya, kendaraan tetap nyaman dikendarai meskipun digunakan secara intensif sebagai armada kerja harian, sekaligus menjadi langkah penting Toyota menuju netralitas karbon di segmen kendaraan niaga ringan.