Uptodai.com - Uji tabrak mobil Chery yang berlangsung di Longshan Crash Test Center, Wuhu, China, menjadi sorotan utama bagi para pecinta otomotif global. Pabrikan asal Tiongkok ini kembali menunjukkan transparansi dengan memperlihatkan secara langsung bagaimana unit produksi massal mereka menghadapi benturan ekstrem. Pengetesan yang dilakukan pada akhir April 2026 ini mensimulasikan skenario kecelakaan yang sangat kompleks.

Fokus utama dalam pengujian kali ini adalah kekuatan struktur kendaraan saat menerima hantaman dari dua arah sekaligus, yakni depan dan belakang. Langkah ini diambil untuk memberikan gambaran nyata mengenai perlindungan kabin terhadap penumpang di situasi darurat. Chery ingin memastikan bahwa setiap unit yang keluar dari pabrik memiliki integritas struktural yang mampu meminimalisir risiko cedera fatal.

Filosofi Keselamatan di Balik Struktur Baja Hot-Stamped

Gavin Liang, selaku Deputy General Manager Chery Brand, menegaskan bahwa aspek keselamatan bukanlah sekadar strategi pemasaran atau slogan semata. Menurutnya, keselamatan merupakan tanggung jawab fundamental yang harus dipenuhi oleh setiap produsen kendaraan kepada para penggunanya. Chery membangun sistem keamanan mulai dari pemilihan material hingga manajemen energi benturan yang sangat presisi.

Pabrikan menggunakan kombinasi baja berkekuatan tinggi dan teknologi baja hot-stamped pada area-area krusial di rangka mobil. Material ini dirancang khusus untuk menciptakan zona selamat bagi penumpang dengan mengalihkan energi benturan ke jalur penyerapan yang telah ditentukan. Hal ini memastikan kabin tetap utuh meskipun mobil mengalami tekanan hebat dari arah depan maupun belakang.

Selain material fisik, fitur safety mobil Chery juga didukung oleh perancangan manajemen energi yang cermat. Setiap titik pada bodi kendaraan memiliki fungsi spesifik dalam meredam getaran dan hantaman saat terjadi kecelakaan. Inovasi ini menjadi alasan mengapa produk mereka semakin kompetitif di pasar internasional yang memiliki standar keamanan sangat ketat.

Sertifikasi Global dan Standar Keselamatan Bintang Lima

Keandalan standar keselamatan Chery Tiggo sebenarnya sudah terbukti melalui berbagai pengujian independen di tingkat dunia. Model-model unggulan seperti Tiggo 7 dan Tiggo 8 telah mengantongi hasil yang sangat memuaskan dari lembaga penguji ternama. Keduanya berhasil meraih peringkat tinggi dalam pengujian Euro NCAP dan ANCAP yang dikenal memiliki parameter sangat berat.

Tidak hanya di Eropa dan Australia, dominasi Chery dalam aspek keamanan juga terlihat di kawasan Asia Tenggara. Tiggo 7 CSH sukses mendapatkan predikat bintang lima dari ASEAN NCAP dengan skor yang sangat mengesankan. Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa standar produksi mereka mampu memenuhi ekspektasi global dalam melindungi nyawa manusia di jalan raya.

Simulasi Kecelakaan Beruntun di Dunia Nyata

Meskipun telah mengantongi banyak sertifikat resmi, Chery merasa perlu untuk terus melakukan pembuktian secara mandiri dan terbuka. Dalam satu tahun terakhir, mereka tercatat sudah melakukan tiga kali demonstrasi uji tabrak yang disaksikan langsung oleh awak media. Hal ini dilakukan untuk memvalidasi performa kendaraan dalam skenario yang lebih dinamis dan bervariasi.

Pengujian terbaru ini secara khusus mensimulasikan kejadian kecelakaan beruntun yang sering terjadi di jalan raya atau area kemacetan. Skenario dimulai dengan benturan depan-samping yang mungkin terjadi di persimpangan jalan, diikuti dengan hantaman keras dari arah belakang. Situasi ini mencerminkan realita di lapangan di mana pengemudi seringkali tidak sempat bereaksi terhadap ancaman dari berbagai sisi.

Melalui uji tabrak mobil Chery yang repetitif ini, tim teknis dapat mengumpulkan data berharga untuk pengembangan produk di masa depan. Mereka menganalisis setiap kerusakan yang terjadi dan memastikan sistem airbag serta sabuk pengaman bekerja secara sinkron. Komitmen ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas mobil buatan China di pasar otomotif Indonesia.