Gibran Pantau Arus Mudik Lebaran 2026 di Command Center Jasa Marga
Uptodai.com - Kegiatan pantau arus mudik Lebaran 2026 menjadi prioritas utama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Bekasi. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan seluruh strategi manajemen lalu lintas di jaringan jalan tol Jasa Marga Group berjalan optimal.
Gibran tiba di pusat kendali operasional tersebut pada Selasa (17/3/2026) untuk melihat langsung kesiapan petugas di lapangan. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh jajaran Direksi Jasa Marga yang dipimpin oleh Direktur Operasi Fitri Wiyanti dan Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim Satgas Operasional Idulfitri yang bekerja tanpa kenal lelah. Ia menekankan bahwa dedikasi para petugas menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
Data Realisasi dan Prediksi Puncak Arus Mudik 2026
Direktur Operasi Jasa Marga, Fitri Wiyanti, memaparkan data terkini mengenai pergerakan kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek. Berdasarkan pantauan JMTC, tercatat sebanyak 990.506 kendaraan telah melintas keluar Jakarta sejak H-10 hingga H-5 Lebaran.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 13,6 persen jika kita bandingkan dengan volume lalu lintas pada kondisi normal. Mayoritas kendaraan mengarah ke empat gerbang tol utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.
Pihak Jasa Marga memprediksi bahwa Puncak Arus Mudik 2026 akan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Pada hari tersebut, volume kendaraan diperkirakan melonjak drastis hingga mencapai 259 ribu unit yang melintasi jalur-jalur utama.
Hingga saat ini, total volume kendaraan yang sudah melintas baru mencapai sekitar 28,1 persen dari proyeksi keseluruhan. Jasa Marga sendiri memperkirakan total 3,5 juta kendaraan akan bergerak selama periode mudik dan balik mulai 11 hingga 31 Maret 2026.
Optimalisasi Jalur Fungsional dan Teknologi JMTC
Selain memantau jalur utama, Gibran juga meninjau kesiapan jalur fungsional yang dibuka khusus untuk mendukung kelancaran arus mudik. Jalur ini mencakup Tol Yogyakarta-Bawen segmen Ambarawa-Bawen serta Tol Solo-Yogyakarta-NYIA segmen Prambanan-Purwomartani.
Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati, menjelaskan bahwa jalur fungsional ini sangat efektif memecah kepadatan di titik-titik rawan macet. Pengoperasian jalur ini tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan tol.
JMTC sebagai pusat kendali memegang peranan vital dalam mengintegrasikan ribuan CCTV dan sensor di sepanjang jalan tol. Teknologi ini memungkinkan petugas mengambil keputusan cepat, seperti pemberlakuan contraflow atau one way secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan.
Imbauan Keselamatan bagi Pemudik Lebaran
Di sela-sela peninjauan, Gibran menyempatkan diri untuk memberikan pesan langsung kepada para pemudik melalui sistem informasi Jasa Marga. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu menjaga stamina dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan jauh.
“Rekan-rekan, tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang sangat padat,” ujar Gibran dengan tegas. Ia juga meminta pemudik untuk tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah dan segera beristirahat di rest area terdekat.
Wapres menilai laporan yang disampaikan oleh manajemen Jasa Marga sudah sangat komprehensif dan menunjukkan persiapan yang matang. Ia berharap koordinasi antara Jasa Marga, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan terus terjaga hingga masa libur Lebaran usai.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama para “Roadster” Jasa Marga yang bertugas di garis depan. Kehadiran pimpinan nasional di pusat kendali ini diharapkan mampu memotivasi para petugas untuk memberikan layanan terbaik bagi jutaan pemudik tahun ini.