Uptodai.com - Industri film Bollywood berbasis AI tengah menunjukkan taringnya di panggung global dengan kecepatan yang sangat mengejutkan. Sektor perfilman India ini berhasil mengungguli Hollywood dalam hal adopsi teknologi kecerdasan buatan secara masif dan sistematis. Langkah berani tersebut tidak hanya mengubah cara memproduksi konten, tetapi juga mendefinisikan ulang standar efisiensi di industri hiburan dunia.

Studio-studio besar di India kini mulai menciptakan karya sinematik yang sepenuhnya dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan. Mereka juga memanfaatkan teknologi ini untuk melakukan proses dubbing otomatis ke dalam berbagai bahasa daerah maupun internasional secara instan. Selain itu, para produser melakukan penyuntingan ulang terhadap akhir cerita film lama guna mendongkrak angka penjualan di berbagai platform digital.

Efisiensi Biaya dan Waktu Produksi Lewat Teknologi AI

Rahul Regulapati, pemimpin dari studio AI Collective, mengungkapkan bahwa teknologi ini secara drastis mampu memangkas biaya operasional produksi. Waktu pengerjaan sebuah proyek film diklaim menurun hingga seperempat dari durasi normal pembuatan film konvensional. Hal ini menjadi angin segar bagi para investor yang menginginkan hasil maksimal dengan durasi kerja yang jauh lebih singkat.

Menurut Regulapati, penghematan anggaran bisa mencapai seperlima dari total biaya pembuatan film tradisional, khususnya untuk genre mitologi dan fantasi. Genre-genre tersebut biasanya membutuhkan efek visual (VFX) yang sangat mahal, rumit, dan memakan waktu lama. Dengan bantuan teknologi AI di perfilman India, proses kreatif yang melelahkan tersebut kini menjadi jauh lebih sederhana dan terjangkau bagi rumah produksi.

Satu rumah produksi besar di India bahkan dilaporkan tengah meninjau seluruh koleksi film lawas mereka untuk dirilis ulang. Mereka berencana menyentuh kembali karya-karya lama tersebut dengan sentuhan AI agar relevan dengan selera penonton modern. Strategi ini dianggap sebagai cara cerdas untuk melakukan monetisasi aset lama tanpa harus memulai produksi dari nol.

Kolaborasi Raksasa Teknologi Global di India

Raksasa teknologi dunia seperti Google, Microsoft, dan Nvidia tidak mau ketinggalan dalam menangkap peluang besar di pasar India ini. Mereka mulai menjalin kerja sama strategis dengan para pembuat film lokal untuk mengintegrasikan perangkat lunak tercanggih. Langkah awal ini menunjukkan bahwa ekosistem teknologi global sangat mendukung percepatan transformasi digital di industri Bollywood.

Dominic Lees, seorang peneliti film dan AI dari Universitas Reading, menilai bahwa level kesiapan sineas India berada pada tahap yang berbeda. Ia melihat adanya potensi pergeseran besar dalam peta kekuatan perfilman dunia akibat dominasi teknologi ini. Jika tren ini terus berlanjut, India diprediksi akan menjadi kiblat baru bagi inovasi sinema berbasis teknologi masa depan.

Kontras Tajam dengan Penggunaan AI di Hollywood

Kondisi yang terjadi di India saat ini berbanding terbalik dengan situasi di pusat perfilman Amerika Serikat, Hollywood. Meskipun Amerika Serikat merupakan pemimpin dalam pengembangan teknologi inti kecerdasan buatan, implementasinya di industri film justru menemui banyak hambatan. Studio-studio di sana cenderung lebih berhati-hati dan tidak seagresif rekan-rekan mereka di Asia Selatan.

Penggunaan AI di Hollywood saat ini masih dibatasi oleh kontrak yang sangat ketat dengan berbagai serikat pekerja seni. Para aktor, penulis skenario, dan kru produksi khawatir bahwa kehadiran kecerdasan buatan akan menghilangkan mata pencaharian mereka. Ketegangan industrial ini membuat Hollywood tampak tertinggal dalam perlombaan efisiensi produksi jika dibandingkan dengan Bollywood.

Walaupun demikian, beberapa studio di Amerika Serikat dan Inggris sebenarnya tetap melakukan eksperimen dalam skala kecil. Mereka sempat merilis film animasi yang sepenuhnya menggunakan AI pada tahun 2024 serta versi imersif dari film klasik The Wizard of Oz. Namun, langkah-langkah tersebut dinilai belum semasif dan seberani transformasi yang dilakukan oleh industri film India saat ini.