Uptodai.com - Kepadatan parah melanda ruas Tol Jakarta–Cikampek (Japek) seiring dimulainya puncak Arus Balik Natal Macet pada Minggu sore (28/12/2025). Ribuan kendaraan yang bergerak dari arah Trans Jawa dan Bandung terpantau menumpuk, menyebabkan antrean panjang di beberapa titik krusial menuju Ibu Kota.

Untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, pihak kepolisian akhirnya mengambil langkah tegas. Rekayasa lalu lintas berupa contraflow segera diaktifkan demi mengurai simpul kemacetan yang terjadi secara masif.

Rekayasa Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengonfirmasi bahwa penerapan rekayasa lalu lintas ini merupakan diskresi penuh dari pihak Kepolisian. Contraflow mulai diberlakukan sejak pukul 16.16 WIB di jalur arah Jakarta.

VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul peningkatan volume lalu lintas yang terpantau sejak siang hingga sore hari. JTT mendukung penuh kebijakan tersebut demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan tol.

Secara spesifik, contraflow dibuka mulai dari Kilometer (KM) 55 hingga KM 47 di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Penerapan jalur tambahan ini diharapkan mampu memecah kepadatan yang terkonsentrasi di beberapa area sebelum Gerbang Tol utama, terutama menjelang Cikunir.

Peningkatan Volume Kendaraan Jasa Marga Mencapai 15 Persen

Data dari PT Jasa Marga menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan kembali ke wilayah Jabodetabek memang melonjak tajam pasca-Natal. Tercatat, sebanyak 168.614 kendaraan telah kembali menuju Jabodetabek dalam periode 24 jam, terhitung dari Sabtu pagi hingga Minggu pagi (27-28 Desember 2025).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama. Gerbang tol yang menjadi fokus pemantauan meliputi GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Volume kumulatif kendaraan tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 15,66 persen apabila dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal harian. Dalam kondisi normal, rata-rata kendaraan yang masuk ke Jabodetabek hanya mencapai 145.778 unit.

Lonjakan ini mengindikasikan bahwa banyak masyarakat memanfaatkan masa liburan panjang Natal untuk bepergian ke luar kota dan kini mulai kembali bekerja. Puncak arus balik diprediksi masih akan berlanjut hingga malam hari, menuntut kesiapan ekstra dari petugas di lapangan serta kesabaran dari para pengemudi.

Imbauan Penting Bagi Pengguna Jalan Tol

Mengingat tingginya kepadatan Arus Balik Natal, JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan secara matang. Pengemudi wajib memastikan kondisi fisik dan kendaraan berada dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan jarak jauh.

Selain itu, pemeriksaan kecukupan bahan bakar menjadi hal krusial untuk menghindari antrean di rest area yang berpotensi menambah kemacetan. Pengguna jalan juga harus memastikan saldo uang elektronik mereka mencukupi agar proses transaksi di gerbang tol berjalan lancar dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan.

Jasa Marga menekankan pentingnya mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang berlaku, terutama di area rekayasa. Pengemudi juga diminta untuk selalu mengikuti arahan dari petugas kepolisian dan JTT yang berada di lokasi Contraflow Tol Jakarta-Cikampek demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.