Pola Belanja Ramadan Berubah, Grab Beberkan Peluang Baru bagi Marketer
Uptodai.com - Menjelang Ramadan 2026, Grab Indonesia membagikan sejumlah insight untuk membantu brand dan marketer merancang kampanye yang lebih efektif. Data Grab menunjukkan bahwa perilaku konsumsi masyarakat selama Ramadan kini tersebar di berbagai waktu sepanjang hari, tidak lagi terfokus pada satu momen tertentu.
Perubahan pola ini membuka peluang baru bagi brand lintas industri untuk menjangkau konsumen secara lebih relevan. Ramadan tidak hanya menjadi momentum belanja makanan, tetapi juga mendorong aktivitas konsumsi di berbagai kategori layanan dan kebutuhan harian.
Pada Ramadan 2025, Grab mencatat peningkatan signifikan di layanan GrabMart, terutama untuk pembelian bahan masak seperti daging, makanan beku, dan bumbu, yang tumbuh hingga puluhan persen seiring meningkatnya aktivitas memasak di rumah.
Layanan GrabExpress juga mengalami lonjakan permintaan, didorong oleh tradisi pengiriman hampers dan paket selama Ramadan. Sementara itu, penggunaan Grab Dine Out meningkat seiring tingginya aktivitas berbuka puasa bersama di luar rumah.
Di sisi pemesanan makanan, GrabFood mencatat pertumbuhan nilai transaksi, dengan takjil dan hidangan khas Ramadan menjadi menu yang paling banyak dicari. Dari aspek mobilitas, layanan GrabCar mengalami peningkatan perjalanan selama periode Lebaran karena aktivitas silaturahmi dan perjalanan keluarga.
Melihat dinamika tersebut, Grab melalui GrabAds menawarkan pendekatan pemasaran terintegrasi berbasis full-funnel. Ekosistem ini memungkinkan brand menjangkau konsumen dari tahap awal kesadaran hingga mendorong konversi dan loyalitas melalui berbagai format iklan di dalam dan luar aplikasi.
Pendekatan berbasis data ini terbukti memberikan dampak positif bagi pelaku usaha. Selama Ramadan 2025, berbagai merchant yang memanfaatkan GrabAds mencatat peningkatan kinerja bisnis, termasuk lonjakan transaksi dan jumlah pesanan dibandingkan periode normal.
Grab menekankan pentingnya perencanaan kampanye Ramadan sejak dini dengan memanfaatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen yang semakin beragam. Dengan strategi yang tepat dan ekosistem terintegrasi, brand memiliki peluang lebih besar untuk membangun relevansi dan mendorong pertumbuhan bisnis selama Ramadan.