Uptodai.com - Hyundai Santa Fe generasi terbaru telah meluncur di pasar Indonesia sejak Oktober 2024, langsung menarik perhatian konsumen yang mencari Sport Utility Vehicle (SUV) premium dengan desain yang radikal dan fitur melimpah. Sebelum memutuskan untuk membawa pulang SUV bongsor asal Korea Selatan ini, calon pemilik wajib mengetahui berapa besaran biaya rutin yang harus disiapkan setiap tahun.

Mengingat harga jualnya yang berada di segmen atas, tentu saja besaran Pajak Tahunan Hyundai Santa Fe juga tidak sedikit. Berdasarkan data Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) model tahun 2024, pemilik harus menyiapkan dana hampir mencapai dua digit juta rupiah untuk perpanjangan STNK tahunan.

Rincian Besaran Pajak Tahunan Hyundai Santa Fe

Data resmi STNK menunjukkan bahwa total biaya yang harus dibayarkan untuk Pajak Tahunan Hyundai Santa Fe model 2024 mencapai angka Rp9.488.000. Angka ini mencerminkan status mobil sebagai kendaraan baru dengan harga jual yang tinggi di kelasnya.

Besaran total pajak tersebut terbagi menjadi dua komponen utama. Komponen terbesar adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang nilainya tercatat sebesar Rp9.345.000. Sementara itu, Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) menyumbang biaya sebesar Rp143.000.

Menariknya, dalam rincian administrasi STNK, Biaya Administrasi STNK dan Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tercatat bernilai Rp0. Besaran PKB yang mencapai lebih dari Rp9 juta ini dipengaruhi oleh Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil serta kapasitas mesin yang diusungnya, yakni 1.598 cc turbo hybrid.

Faktor yang Mempengaruhi Nilai PKB Santa Fe

PKB dihitung berdasarkan persentase tertentu dari NJKB yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, ditambah faktor bobot dan jenis kepemilikan. Karena Santa Fe ini adalah model hybrid yang memiliki teknologi canggih, harga jualnya (OTR DKI Jakarta) mencapai Rp914.700.000, yang otomatis mendongkrak nilai PKB.

Selain itu, status kepemilikan pertama juga menjadi faktor krusial dalam perhitungan pajak tahunan. Mobil yang baru keluar dari dealer akan dikenakan tarif PKB yang lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang sudah berganti kepemilikan beberapa kali, sesuai dengan regulasi progresif yang berlaku di Indonesia.

Desain Radikal dan Kapasitas Mesin Hyundai Santa Fe

Di luar aspek biaya tahunan, Hyundai Santa Fe generasi ke-5 ini menawarkan dimensi yang jauh lebih besar dan desain yang sangat berbeda dari pendahulunya. Mobil ini kini memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.720 mm, menjadikannya SUV yang sangat gagah di jalan raya.

Jarak sumbu roda yang mencapai 2.815 mm memberikan kesan stabil dan lapang di dalam kabin. Lekukan bodinya secara dominan menonjolkan bentuk boxy atau mengotak, sebuah tren desain yang kembali populer untuk menonjolkan kesan tangguh dan maskulin.

Bagian depan mobil ini menampilkan garis-garis kaku yang tegas, diperkuat dengan desain lampu utama LED berbentuk huruf ‘H’. Desain ‘H’ ini menjadi ciri khas baru yang menghubungkan Santa Fe dengan saudara-saudara se-platformnya, seperti KIA dan Genesis.

Kabin Lapang dan Performa Mesin Hybrid

Dimensi yang membesar dan desain yang lebih mengotak berhasil dimaksimalkan oleh para insinyur Hyundai untuk menciptakan ruang kabin yang sangat lapang. Desain ini memungkinkan optimalisasi ruang bagasi yang besar, bahkan ketika semua kursi terpasang.

Kapasitas bagasi minimal tercatat mencapai 628 liter (VDA) untuk varian HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan 642 liter (VDA) untuk varian ICE (Internal Combustion Engine). Fleksibilitas interior semakin tinggi karena kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat rata sepenuhnya, menghasilkan ruang kargo hingga 1.949 liter untuk varian HEV.

Unit yang menjadi referensi perhitungan pajak ini ditenagai oleh mesin 1.598 cc empat silinder turbo. Mesin ini bekerja sinergis dengan motor listrik, menghasilkan total tenaga gabungan hingga 235 PS dan torsi total 367 Nm.

Model hybrid ini mengandalkan baterai lithium ion berkapasitas 1,49 kWh dan dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Kombinasi mesin yang efisien namun bertenaga ini menjadi daya tarik utama Santa Fe, meskipun calon pemilik tetap harus menyiapkan dana hampir Rp10 juta per tahun untuk pajak rutinnya.