Aksi Cerdas Bobotoh Nyalakan Flare di Luar GBLA Usai Kalahkan Persija
Uptodai.com - Euforia kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 disambut gegap gempita. Momen bersejarah ini dirayakan oleh para pendukung setia Maung Bandung, di mana Bobotoh nyalakan flare di luar area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai bentuk pesta pora yang terorganisir.
Pertandingan yang digelar Minggu (11/1/2026) sore tersebut berakhir 1-0 untuk keunggulan Persib. Tambahan tiga poin krusial ini tidak hanya menegaskan dominasi dalam El Clasico Indonesia, tetapi juga mengantar skuad asuhan Bojan Hodak menduduki puncak klasemen paruh musim.
Strategi Cerdas Bobotoh untuk Persib Hindari Sanksi Flare
Sejak lama, penggunaan flare dan petasan menjadi isu sensitif dalam dunia sepak bola, sering kali berujung pada denda dan sanksi berat dari PSSI atau operator liga. Namun, perayaan kemenangan Bobotoh kali ini menawarkan sebuah contoh kedewasaan suporter yang patut diacungi jempol oleh khalayak luas.
Para pendukung Persib secara kolektif memilih untuk tidak menyalakan benda-benda terlarang tersebut di dalam tribun GBLA. Hal ini terlihat jelas sepanjang 90 menit pertandingan berlangsung, di mana suasana stadion hanya dipenuhi sorakan dan nyanyian dukungan tanpa adanya asap merah yang mengepul.
Keputusan suporter untuk menahan diri ini sangat penting mengingat rekam jejak Persib yang sering kali terkena hukuman akibat ulah oknum di dalam stadion. Dengan cara ini, Bobotoh secara langsung membantu klub kesayangan mereka untuk Persib hindari sanksi flare yang memberatkan keuangan dan citra tim.
Pesta Merah Menyala di Gerbang Akses Pemain
Aksi penyalaan flare baru dimulai setelah peluit panjang dibunyikan dan para pemain Persib mulai meninggalkan lapangan. Berdasarkan pantauan di lokasi, lautan api berwarna merah menyala di area luar kawasan stadion, tepatnya di gerbang akses keluar masuk bus pemain.
Momen ini menjadi puncak perayaan, di mana teriakan dan yel-yel kemenangan mengiringi keluarnya tim dari area stadion. Terdengar pula bunyi petasan yang menyambut para pahlawan Maung Bandung, namun seluruhnya dilakukan di zona yang dianggap aman dan di luar yurisdiksi larangan stadion.
Tindakan ini disinyalir merupakan upaya terencana dari Bobotoh untuk menjaga klub kesayangan mereka dari risiko sanksi yang kerap menghantui Maung Bandung di musim-musim sebelumnya. Mereka membuktikan bahwa semangat suporter dapat disalurkan secara masif tanpa harus merugikan klub.
Dampak Kemenangan dan Posisi Persib di Puncak Klasemen
Kemenangan tipis 1-0 atas Macan Kemayoran memiliki arti ganda bagi Persib. Selain faktor gengsi yang selalu tinggi dalam derbi klasik ini, tambahan tiga poin memastikan Persib mengakhiri putaran pertama Super League sebagai pemuncak klasemen sementara.
Skuad asuhan Bojan Hodak kini mengoleksi 38 poin, unggul tiga angka dari Persija Jakarta yang harus puas tertahan di peringkat ketiga dengan 35 poin. Konsistensi permainan yang ditunjukkan Persib sejak pertengahan putaran pertama menjadi kunci keberhasilan ini, sekaligus modal penting untuk menghadapi putaran kedua.
Keberhasilan Bobotoh merayakan kemenangan dengan cara yang cerdas dan bertanggung jawab di luar stadion menunjukkan bahwa semangat suporter dapat disalurkan tanpa harus merugikan klub. Aksi ini layak dijadikan model bagi kelompok suporter lain di Indonesia dalam menyikapi aturan larangan penggunaan piroteknik di dalam arena pertandingan, menciptakan standar baru dalam kultur perayaan sepak bola nasional.