Uptodai.com - Rekor poin Bam Adebayo NBA baru saja tercipta dalam sebuah malam yang sangat bersejarah di Kaseya Center, Florida. Center andalan Miami Heat tersebut tampil luar biasa dengan melesakkan total 83 poin saat menjamu Washington Wizards pada Rabu (11/3/2026) pagi WIB. Performa fenomenal ini membawa Heat meraih kemenangan telak dengan skor akhir 150-129 atas tim tamu.

Pencapaian luar biasa ini membuat Adebayo resmi melewati catatan 81 poin milik mendiang legenda LA Lakers, Kobe Bryant. Kini, Adebayo menasbihkan dirinya sebagai pemain ketiga dalam sejarah panjang NBA yang mampu mencetak lebih dari 80 poin dalam satu pertandingan. Ia bergabung dalam jajaran elit bersama Kobe Bryant dan sang pemegang rekor abadi, Wilt Chamberlain.

Meskipun tampil sangat dominan, Adebayo kini menempati posisi kedua dalam daftar pencetak poin terbanyak dalam satu laga sepanjang sejarah. Rekor tertinggi masih menjadi milik Wilt Chamberlain yang mencetak 100 poin pada tahun 1962 silam. Namun, bagi publik Miami, aksi Adebayo malam itu merupakan pertunjukan individu paling memukau yang pernah mereka saksikan secara langsung.

Dominasi Bam Adebayo Sejak Kuarter Pertama

Adebayo langsung menunjukkan tanda-tanda akan mencetak sejarah sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Pemain bertubuh kekar ini tampil agresif dan berhasil mengumpulkan 31 poin hanya pada kuarter pembuka saja. Pertahanan Washington Wizards tampak tidak berdaya meredam pergerakan eksplosif Adebayo di bawah ring maupun dari jarak menengah.

Memasuki paruh pertama pertandingan, koleksi angka Adebayo terus membengkak hingga mencapai angka 43 poin. Momentum tersebut tidak berhenti begitu saja saat memasuki babak kedua di hadapan ribuan pendukung setia Heat. Pada akhir kuarter ketiga, Adebayo sudah mengemas 62 poin yang membuat seisi stadion bergemuruh memberikan dukungan penuh.

Pelatih Miami Heat, Erik Spoelstra, memutuskan untuk terus memainkan Adebayo di kuarter terakhir demi mengejar rekor bersejarah tersebut. Keputusan ini membuahkan hasil manis ketika Adebayo akhirnya menyentuh angka 83 poin sebelum laga usai. Kepercayaan sang pelatih dibayar tuntas dengan efisiensi tembakan yang sangat mengesankan sepanjang pertandingan berlangsung.

Statistik Gila dan Rekor Lemparan Bebas Baru

Secara statistik, Adebayo menunjukkan akurasi yang cukup tajam dengan memasukkan 20 dari total 43 tembakan lapangan yang ia lepaskan. Ia juga tidak ragu melepaskan tembakan dari luar garis busur dengan keberhasilan tujuh kali dari 22 percobaan tembakan tiga angka. Namun, sorotan utama justru tertuju pada produktivitasnya melalui garis lemparan bebas atau free throw.

Pada laga ini, rekor poin Bam Adebayo NBA juga dibarengi dengan pemecahan dua rekor individu lainnya yang berkaitan dengan lemparan bebas. Adebayo mencatatkan 43 percobaan free throw, melewati rekor sebelumnya milik Dwight Howard yang mencatatkan 39 kali percobaan. Dari total tersebut, Adebayo berhasil mengonversi 36 lemparan menjadi poin yang sangat krusial bagi timnya.

Angka 36 lemparan bebas masuk ini sekaligus mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang bersama oleh Wilt Chamberlain dan Adrian Dantley dengan 28 poin. Ketenangan Adebayo saat mengeksekusi bola mati menjadi kunci utama mengapa ia bisa melampaui angka 80 poin. Para pemain Wizards berkali-kali terpaksa melakukan pelanggaran keras, namun Adebayo tetap fokus menuntaskan tugasnya.

Melampaui Catatan LeBron James dan Nikola Jokic

Keberhasilan mencetak 83 poin ini juga membuat Adebayo resmi menggeser posisi LeBron James sebagai pencetak poin terbanyak dalam satu laga untuk Miami Heat. Sebelumnya, LeBron memegang rekor klub dengan 61 poin yang ia cetak saat melawan Charlotte pada Maret 2014. Kini, nama Adebayo akan terpahat sebagai yang terbaik dalam buku sejarah klub asal Florida tersebut.

Selain rekor internal klub, catatan ini juga menjadi perolehan poin tertinggi yang terjadi di kompetisi NBA musim 2025/2026. Sebelum malam ajaib ini terjadi, bintang Denver Nuggets, Nikola Jokic, memimpin daftar skor tertinggi musim ini dengan raihan 56 angka. Adebayo melesat jauh meninggalkan para pesaingnya dan membuktikan bahwa ia adalah salah satu pemain paling berbahaya di liga saat ini.

Kemenangan atas Wizards ini tidak hanya soal angka individu, tetapi juga memperkokoh posisi Miami Heat di papan atas klasemen sementara. Publik basket dunia kini menantikan apakah Adebayo mampu menjaga konsistensi permainannya pada laga-laga berikutnya. Dengan performa seperti ini, gelar MVP musim ini tampaknya bukan lagi sekadar impian bagi sang center berbakat tersebut.