Bos OpenAI Mengundurkan Diri Karena Sakit Kronis POTS
Uptodai.com - Kabar mengejutkan datang dari industri kecerdasan buatan setelah bos OpenAI mengundurkan diri secara mendadak dari jabatannya karena alasan kesehatan. Fidji Simo, yang baru direkrut pada Mei 2025 untuk memimpin bisnis aplikasi, memilih mundur demi fokus memulihkan diri. Keputusan ini diambil setelah ia berjuang melawan penyakit kronis yang menguras energi dan pikirannya selama bertahun-tahun.
Simo didiagnosis mengidap Sindrom Takikardia Ortostatik Postural atau POTS sejak tahun 2019 silam. Penyakit ini merupakan gangguan sistem saraf otonom yang memengaruhi aliran darah dan dapat menyebabkan penderitanya mengalami lonjakan detak jantung yang ekstrem saat berdiri. Gejala lain yang sering muncul meliputi pusing hebat, kelelahan kronis, hingga pingsan secara tiba-tiba.
Perjuangan Berat di Balik Layar Industri Teknologi
Selama bertahun-tahun, Simo mengaku harus membagi fokusnya antara pekerjaan korporat yang intens dan kunjungan medis yang tak terhitung jumlahnya. Ia harus berurusan dengan birokrasi asuransi, mencoba berbagai terapi pengobatan, serta menghadapi ketidakpastian kondisi fisiknya setiap hari. Beban ganda sebagai eksekutif papan atas sekaligus pasien penyakit kronis akhirnya memaksa dirinya untuk mengambil jeda.
Sebelumnya, Simo sempat mengambil cuti panjang pada April lalu untuk memprioritaskan pemulihan kesehatannya. Selama masa absen tersebut, tugas-tugas penting dalam pengembangan produk OpenAI diambil alih oleh Presiden OpenAI, Greg Brockman. Meskipun banyak pihak memuji keberaniannya dalam mengutamakan kesehatan, Simo mengaku keputusan ini sebenarnya sangat terlambat ia ambil.
Dilema Eksekutif Silicon Valley
Kisah Simo mencerminkan tekanan luar biasa yang dihadapi oleh para pemimpin teknologi di Silicon Valley. Budaya kerja yang menuntut produktivitas tanpa batas sering kali membuat para eksekutif mengabaikan sinyal bahaya dari tubuh mereka sendiri. Bahkan, saat masih bekerja di Meta beberapa tahun lalu, Simo sempat menolak tawaran cuti medis satu tahun penuh demi menjaga performa kariernya.
Kepergian Simo terjadi di tengah momen krusial bagi OpenAI yang sedang mempersiapkan langkah besar di pasar finansial. Perusahaan pencipta ChatGPT ini baru saja mengajukan permohonan penawaran umum perdana atau IPO secara diam-diam. Langkah strategis ini menyusul tindakan serupa yang dilakukan oleh kompetitor utama mereka, Anthropic, seminggu sebelumnya.
Meskipun telah mundur dari jabatan strukturalnya, Simo tidak akan sepenuhnya meninggalkan perusahaan kecerdasan buatan tersebut. Ia berkomitmen untuk tetap membantu OpenAI dengan transisi peran sebagai penasihat paruh waktu di masa depan. Pengalamannya yang matang saat membawa Instacart melantai di bursa saham tentu masih sangat dibutuhkan oleh Sam Altman dan tim.