China Punya Mesin Hipergravitasi CHIEF1900, Lebih Kuat dari Bumi
Uptodai.com - China kembali menggebrak dunia sains dan teknik sipil dengan peluncuran fasilitas eksperimental raksasa. Fasilitas baru yang disebut Mesin hipergravitasi CHIEF1900 ini diklaim memiliki kemampuan jauh melampaui batas gravitasi alami Bumi, bahkan memecahkan rekor global untuk mesin sentrifugal sejenis.
Proyek ambisius ini dirancang untuk menciptakan lingkungan hipergravitasi, memungkinkan para ilmuwan merekonstruksi dan mempelajari fenomena alam serta kegagalan struktur yang biasanya membutuhkan waktu ribuan tahun, hanya dalam hitungan jam di dalam laboratorium yang terkontrol.
Kekuatan Mesin Hipergravitasi CHIEF1900 yang Melampaui Rekor Global
Fasilitas CHIEF1900 dikembangkan oleh Shanghai Electric Nuclear Power Group dan disetujui pembangunannya sejak tahun 2021. Dengan anggaran mencapai 2 miliar yuan (sekitar Rp4,4 triliun), mesin super ini dibangun 15 meter di bawah tanah untuk memastikan stabilitas operasionalnya.
Kapasitas mesin ini mencapai 1.900 g-ton, sebuah angka yang secara signifikan melampaui rekor sentrifugal global sebelumnya. Sebagai perbandingan, sentrifugal milik Korps Insinyur Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) hanya berkisar di angka 1.200 g-ton.
Dengan kemampuan ini, CHIEF1900 dapat menghasilkan gaya gravitasi buatan yang jauh di atas gravitasi alami Bumi, menciptakan kondisi yang dikenal sebagai hipergravitasi. Mesin ini telah dikirimkan ke Universitas Zhejiang pada 22 Desember dan siap digunakan oleh konsorsium besar yang melibatkan berbagai universitas, lembaga riset, industri, hingga mitra internasional.
Mempercepat Proses Ribuan Tahun dalam Laboratorium
Tujuan utama dari pengembangan Mesin hipergravitasi CHIEF1900 adalah untuk merekonstruksi peristiwa berisiko tinggi dalam kondisi laboratorium yang aman. Ini mencakup simulasi kegagalan bendungan, tanah longsor, hingga efek jangka panjang dari gempa bumi pada infrastruktur kritis.
Di bawah tekanan hipergravitasi, proses fisik dapat dipercepat secara dramatis. Hal yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun atau bahkan ribuan tahun di alam, kini dapat dipadatkan menjadi eksperimen yang bisa dikelola dalam rentang waktu yang sangat singkat.
Chen Yunmin, kepala ilmuwan proyek CHIEF dan profesor di Universitas Zhejiang, menjelaskan bahwa mesin ini memungkinkan peneliti membangun model struktur setinggi meter dalam pengujian ketahanan bendungan. Model ini akan diberi tekanan yang setara dengan struktur skala penuh yang memanfaatkan gravitasi 100 kali lipat dari Bumi.
Dengan metode revolusioner ini, peneliti mendapatkan gambaran akurat mengenai potensi kegagalan struktur. Data yang dihasilkan sangat krusial untuk meningkatkan desain dan ketahanan infrastruktur penting di masa depan.
Tantangan Teknis dan Ambisi Ilmiah China
Menciptakan dan mengoperasikan sentrifugal dengan kecepatan rotasi yang sangat tinggi tentu bukan tanpa tantangan. Pembangunan CHIEF1900 menghadapi masalah teknis serius terkait panas ekstrem yang dihasilkan selama pengujian.
Untuk mengatasi lonjakan suhu tersebut, para peneliti merancang sistem pendingin vakum yang sangat kompleks. Sistem ini mengintegrasikan pompa vakum, pendingin gletser, dan ventilasi udara khusus. Inovasi pendinginan ini memastikan suhu operasional mesin tetap stabil, meskipun berputar pada kecepatan yang luar biasa.
Lebih dari sekadar simulasi bencana, Chen Yunmin menegaskan bahwa CHIEF1900 dirancang untuk mendorong batas-batas ilmu pengetahuan. Ambisi ilmiah China melalui mesin ini adalah menciptakan teori yang sepenuhnya baru.
“Kami ingin menciptakan lingkungan eksperimental yang mencakup rentang waktu dari milidetik hingga puluhan ribu tahun, serta skala dari atom hingga kilometer, dalam kondisi normal maupun ekstrem,” ujar Chen. “Ini memberi kami peluang unik untuk menemukan fenomena atau teori yang sama sekali baru yang tidak mungkin ditemukan dengan gravitasi normal.”